Home / Hukum / Polisi Temukan 60 Korban Pungli Penerimaan Pegawai Dinkes Muba

Polisi Temukan 60 Korban Pungli Penerimaan Pegawai Dinkes Muba Secara Bertahap Kasus Diberkas di Polres

Sekayu, BP–Tersangka pungli pegawai tidak tetap  (PTT)  medis Dinkes Muba, Mega, mulai  ‘bernyanyi’. Terbukti selama penahanan tersangka Mega oleh tim Satuan Reserse  Kriminal (Satreskrim) Pidana Korupsi (Pidkor)  Polisi Resort (Polres)  Muba, diketahui jumlah korban Mega mencapai 60 orang. Kapolres Muba AKBP Rahmat Hakim melalui Kasat Reskrim AKP Kemas Muhammad Syawaludin Arifin, SIk, Senin (9/10),  mulai memeriksa para korban tambahan. Tak ayal kasus pungutan liar (pungli) penerimaan dan pengangkatan pekerja tidak tetap (PTT) Medis terus melebar.

Baca:  Pengusutan Pungli PTT, Polisi Panggil Kadinkes Muba

Diketaui juga bahwa aksi pungli telah berlangsung sejak tahun 2015 sampai sekarang ini. Setiap orang dimintai uang sebesar Rp 30  – 48 juta, bila diterima dan diangkat PTT medis daerah ataupun pusat.

Para PTT juga menjadi sumber penghasilan mulai pemberkasan lanjutan tiap tahun hingga PTT medis dimaksud diangkat menjadi PNS. Mereka dimintai hingga total uang ratusan juta.

“Jumlah korban pungli PTT terus bertambah sekarang ini,” kata AKP  AKBP Rahmat Hakim, Sik, Kapolres Muba, melalui  AKP Kemas Muhammad Syawaludin Arifin, Sik, SH, Kasat Reskrim Polres Muba.

Baca:  Pengusutan Pungli PTT, Polisi Panggil Kadinkes Muba

Semula jumlah korban PTT itu sekitar 30 orang. Kini jumlah korban telah bertambah 60 orang. “Kita terus melakukan penyidikan kasus pungli PTT ini,” tegasnya. Terbukti puluhan PTT Medis di puskesmas, dipanggil dan menjalani pemeriksaan.

“Kita hanya mintai keterangan mereka,” ucapnya. Korban 60 orang itu, berdasarkan pengakuan tersangka Mega. Hanya saja, penyidik menemui kendala indentitas dan bekerja dimana korban sekarang ini.

Sebaliknya  pos pengaduan korban pungli PTT Medis juga mulai ramai. Menurutnya, beberapa korban telah melaporkan ikut menjadi korban, telah menyetor uang agar diterima dan diangkat PTT medis itu.

Baca:  Pengusutan Pungli PTT, Polisi Panggil Kadinkes Muba

Bupati Muba, H Dodi Reza Noerdin, mengatakan, terbongkarnya pungli penerimaan dan pengangkatan PTT Medis. Merupakan upaya perbaikan penerimaan pegawai, secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku.

“Sikat saja, pelaku pungli penerimaan dan pengangkatan PTT medis ini,” tegasnya. Dodi tidak akan  melindungi anak buahnya, yang masih nekad dan bandel seperti ini. #arf 

 

x

Jangan Lewatkan

Pembobol Toko Diringkus Saat Isap Shabu

Palembang, BP–Sureng (30) buronan pelaku pembobolan toko sembako yang menggasak Rp66 juta dan 10 slop rokok diringkus di kediamannya saat ...