Home / Headline / Minibus Terbalik di Tebing, Penumpang Tewas Terjepit

Minibus Terbalik di Tebing, Penumpang Tewas Terjepit

Minibus terbalik di tebing S, Desa Pauh I, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara. Muratara, BP

Muarata, BP–Akses jalan alternatif yang masih tanah merah di areal perkebunan kelapa sawit, tepatnya di tebing S, Desa Pauh I, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, Jumat (13/10) menelan korban jiwa.

Marzulaeni (39)‎ warga Kelurahan Bingin Teluk, Kecamatan Rawas tewas setelah   mobil Grand Max yang ditumpangi nya terguling dan pedagang ini tewas terjepit di dalam mobil.

Menurut saksi Karnadi (32), peristiwa itu bermula saat dirinya dan korban bersama rekan-rekannya yang lain pulang dari berjualan di Desa Pauh I.

Baca:  Adu Kambing Truk, Dua Sopir Terkapar

Saat tiba di lokasi kejadian, mobil yang ditumpangi nya dan kawan-kawan tiba-tiba hilang kendali karena jalan licin usai diguyur hujan. Sehingga minibus tersebut terguling ke lumpur di sisi jalan.

“Waktu mobil ini terguling. Penumpang lain bisa keluar dari bawah mobil, tapi korban ini tidak bisa keluar karena terjepit. Saya sempat bantu tarik badannya dari dalam lumpur,” ucapnya, kemarin.

Setelah itu korban langsung dibawa ke Bingin Teluk untuk mendapat perawatan. Namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan diduga meninggal karena kehabisan napas saat terjepit di dalam lumpur.

Menurutnya, masyarakat memang sudah terbiasa melewati jalan milik perusahaan PT Lonsum tersebut. “Sebenarnya jalan negara ada, tapi masyarakat justru sering melewati jalan ini karena jaraknya lebih dekat,” tuturnya.

Baca:  Sopir Tronton Maut Jadi Tersangka

Hal senada dikatakan Rian (25), bahwa jalan tersebut memang sering membuat kendaraan roda empat terguling, karena kondisi jalan licin dan berlumpur, terutama setelah diguyur hujan.

“Kalau sudah hujan jalannya memang licin dan berlumpur. Banyak mobil terbalik di sini, bahkan mobil pak Bupati juga pernah terguling. Jadi memang harus hati-hati lewat jalan itu,” jelasnya.‎

Ia berharap kepada pemerintah untuk segera meminta perusahaan perkebunan agar memperbaiki jalan tersebut, supaya tidak mengakibatkan kecelakaan.

Baca:  Diduga Mengantuk Anggota Polri OKI Mengalami Laka Tunggal

Mengingat, masyarakat yang hendak menuju Desa Pauh atau sebaliknya banyak yang melintasi jalan tersebut, karena dianggap lebih dekat dibanding dengan jalan negara.

“Harapan kami, pemerintah cepat tanggap terhadap permasalahan ini, tidak salah jika meminta bantuan dari pihak perusahaan untuk memperbaiki jalan itu, jangan sampai korban bertambah lagi,” harapnya.

Untuk diketahui, jalan tersebut bukan kali pertama membuat mobil terguling. Bahkan dua bulan lalu, mobil yang ditumpangi Bupati Muratara HM Syarif Hidayat juga pernah terguling saat ingin menghadiri acara di Desa Pauh.

Bahkan tidak sedikit mobil yang terguling saat melintasi jalan yang dimaksud dan juga sudah pernah menelan korban jiwa. #wan

 

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Fasilitasi Tim Karhutbunlah, Dinsos Muba Buka Dapur Umum

BAYUNG LENCIR, BP– Bupati Muba Dodi Reza instruksikan kejajarannya khususnya Dinas Sosial supaya semua fasilitas kebutuhan tim pemadam api karhutbunlah ...