Home / Hukum / Tak Bayar Pajak, STNK Dianggap Tidak Sah

Tak Bayar Pajak, STNK Dianggap Tidak Sah

Kombes Pol M Taslim Chairuddin

Palembang, BP–Banyak pemilik kendaraaan beranggapan bila pajak kendaraan yang mati atau belum dibayar itu dapat lolos dari penindakan tilang oleh polisi lalu lintas. Namun anggapan tersebut harus diubah karena matinya pajak kendaraan bermotor berarti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) pun tidak sah.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol M Taslim Chairuddin menegaskan, setiap STNK yang tidak disahkan berarti melanggar hukum dan dapat ditilang karena kendaraannya dianggap ilegal

“Mati pajak kendaraan tidak boleh ditilang, itu benar. Tetapi dalam peraturan Kapolri, setiap kendaraan harus dilakukan pengesahan tahunan dan lima tahunan. Jadi, setiap orang yang tidak membayar pajak, dipastikan STNK-nya tidak sah. Kalau tidak sah, boleh ditilang,” tegasnya, Jumat (13/10).

Taslim menegaskan, Polri sebagai aparat penegakan hukum, berdasarkan amanat undang-undang berkewajiban mendukung program pemerintah. Karena, sesuai dengan Pasal 23 UUD 1945, pemerintah bisa menekan masyarakat untuk membayar kewajiban sebagai warga negara seperti pajak.

Adanya peraturan dan UU yang telah dibuat itulah, Polri sebagai aparat penegak hukum bisa melakukan tindakan penegakan hukum terhadap masyarakat yang melanggar seperti tidak mengesahkan STNK kendaraannya.

“Saya imbau kepada masyarakat agar membayar pajak untuk kepentingan bersama. Polri hanya melakukan penegakan hukum berdasarkan peraturan yang dibuat pemerintah. Urusan mati pajak, denda dan sebagainya, merupakan wewenang pemerintah. Tetapi sebagai warga negara membayar pajak untuk bisa dinikmati lagi dalam bentuk fasilitas umum,” ungkapnya.

Taslim pun berujar, penegakan hukum yang dilakukan Polri, bukan semata-mata untuk mencari-cari kesalahan masyarakat. Penegakan hukum, lebih cenderung untuk memberikan efek jera kepada masyarakat agar apa yang sudah menjadi kewajiban bisa dilaksanakan.
Bila kewajiban tidak mau dilaksanakan, maka tindakan hukum pasti akan dilakukan. #idz

 

x

Jangan Lewatkan

Tiga Sekawan Dicokok Pesta Ganja Depan Kantor Lurah

Palembang, BP–Sedang asyik-asyiknya mengisap ganja, tiga sekawan Alhafis (20) warga Jalan Sirna Raga, Lorong Jaya, Andreyansah (30) dan Dede Setiawan ...