Home / Headline / Setelah Kelapa Sawit, Giliran Kebun Karet Bakal Di-replanting

Setelah Kelapa Sawit, Giliran Kebun Karet Bakal Di-replanting

Bupati Muba H Dodi Reza Alex berdiskusi bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Presiden Jokowi, dan Menko Perekonomian Darmin Nasution di tengah perkebunan sawit di Sungai Lilin.

Sungai Lilin, BP–Setelah pemerajaan kebun kelapa sawit masyarakat berjalan dengan baik, Pemerintah Indonesia juga akan me-replanting kebun karet.
“Kalau ini sudah berjalan kita akan bergerak ke kebun karet,” ujar Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam acara launching peremajaan kebun kelapa sawit di Kabupaten Musi Banyuasin dan penyerahan sertifikat tanah di Desa Panca Tunggal, Kecamatan Sungai Lilin, Jumat (13/10).
Pada acara pengesahan pemerajaan 4.460 hektar kebun kelapa sawit masyarakat Muba ini, RI 1 mengatakan, untuk replanting kelapa sawit difokuskan terlebih dahulu di Pulau Sumatera khususnya di Kabupaten Muba, kemudian baru di daerah lain agar bisa dipantau perkembangannya.
“Untuk tahun ini kita konsen dulu di Sumatera, kemudian baru di Kalimantan. Nanti kita akan cek lagi ke sini,” ucapnya.
Menteri Perekonomian Darwin Nasution mengungkapkan, peremajaan kebun kelapa sawit merupakan program bantuan dari pemerintah kepada masyarakat petani sawit. Dengan syarat kebun sudah bersertifikat dan maksimal empat hektar per kepala keluarga.
“Menteri Pertanian sudah menyiapkan bibit sawit unggulan, serta bibit jagung dan kedelai untuk tanam tumpang sari,” paparnya.
Sementara itu Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Dodi Reza Alex, dihadapan orang nomor satu di Indonesia dan para Menteri serta petani kelapa sawit mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang telah menjadikan Bumi Serasan Sekate pilot project replanting kebun kelapa sawit.
“Bertahun-tahun petani kelapa sawit menantikan program ini, alhamdulillah dalam sejarah Kabupaten Muba baru kali ini kedatangan Presiden yang peduli pada perekebunan sawit masyarakat,” kata Dodi.
Lanjut Dodi, replanting ini merupakan langkah strategi untuk menerapkan program perkebunan kelapa sawit berkelanjutan, ramah lingkungan dan memperhatikan aspek-aspek sosial. Serta dapat memperkuat persawitan nasional.
Dalam acara tersebut dilaksanakan juga penandatanganan kesepakatan bersama antara Kementerian Pertanian, BPDP Kelapa Sawit, Koperasi Petani, dan perusahaan mitra, yang di antaranya PT Ivo Mas Tunggal dari Sinar Mas Agrobisnis, PT Brahma Binabakti, dari Triputra Agro Persada, PT Perdana Inti Sawit Peekasi, PT Indo Sawit Perkasa dari Asian aAsian Agri, dan Direktur BRI.#arf
Baca:  4.000 Sambungan Jargas Akan Ditambahkan pada 2018
x

Jangan Lewatkan

Gara-Gara Trans Studio Jalan Radial Bakal Satu Arah

Palembang, BP Rencana satu arah di Jalan Radial sudah semakin sunter dibahas, bahkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Kurniawan mengakui ...