Home / Headline / Pilkada Sumsel Harus Aman dan Damai

Pilkada Sumsel Harus Aman dan Damai

Suasana Launching Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel 2018-2023, di pelataran Benteng Kuto Besak, Kamis (12/10). BP/DUDY OSKANDAR

Palembang, BP — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) secara resmi melaunching Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel 2018-2023, di pelataran Benteng Kuto Besak, Kamis (12/10).

Hadir dalam launching tersebut, Anggota KPU RI Viryan SE MM, Ketua KPU Sumsel H Aspahani, Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi S.E, M.Si, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Kajati Sumsel, Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Marga Taufik, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI Prof Dr Harjono , Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar, SH, LL M, PhD, Ketua DPRD Sumsel H Giri Ramandha, unsur TNI-Polri, kepala daerah kabupaten-kota, dan perwakilan KPU Provinsi yang ada di Indonesia.

Peluncuran tersebut, ditandai dengan pemukulan tambur oleh Anggota KPU RI Viryan SE MM, Ketua KPU Sumsel H Aspahani, Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi S.E, M.Si, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Kajati Sumsel, Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Marga Taufik, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI Prof Dr Harjono, Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar, SH, LL M, PhD, Ketua DPRD Sumsel H Giri Ramandha sebagai tanda bahwa tahapan-tahapan penyelenggaraan pilkada Gubernur di Sumsel sudah dimulai.

Sementara itu, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menyampaikan harapannya kepada seluruh lapisan masyarakat Sumsel dan instansi terkait lainnya, agar bersama mensukseskan seluruh rangkaian tahapan penyelenggaraan pilkada serentak di wilayah Sumsel.

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana Launching Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel 2018-2023, di pelataran Benteng Kuto Besak, Kamis (12/10).

Menurut Alex, dirinya meyakini peluncuran pilgub Sumsel menjadi yang paling meriah, namun bukan berarti bermewah-mewahan melainkan untuk lebih mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat bahwa tahapan Pilkada Gubenur sudah dimulai.

“Khusus pada pilkada serentak di Sumsel 2018 mendatang terdapat 5 Pilkada Bupati, 4 Pilkada Walikota dan 1 Pilkada Gubernur, semuanya harus berjalan dengan baik, jujur, tertib dan transparan,” tegasnya.

Baca:  8 Kabupaten Di Sumsel Tak Ikuti Pilkada Serentak Dapat Sosialisasi KPU Sumsel

Lanjut Alex Noerdin, bermodalkan suasana kondusifitas Sumsel sebagai daerah zero konflik menjadi keharusan penyelenggaraan pilkada serentak yang aman dan damai.

“Tahapan pilkada boleh jalan terus, namun harus diingat setelahnya ada Asian Games, pilkada 27 Juni 2018 sangat riskan karena tidak sampai dua bulan setelah Pilkada akan ada Asian Games, jadi Pilkada serentak di Sumsel harus berjalan aman dan damai,” harapnya.

Ketua KPU Provinsi Sumsel, Aspahani mengatakan, khusus untuk sosialisasi Pilkada serentak telah mendapatkan petunjuk secara resmi dari KPU pusat melalui peraturan yang di keluarkan KPU RI.

“Hari ini, kita launching secara bersama – sama Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera 2018,” kata Aspahani.

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana Launching Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel 2018-2023, di pelataran Benteng Kuto Besak, Kamis (12/10).

Terkait peraturan KPU mengenai Pilkada semuanya dapat dipedomani dan untuk sosialisasi pihaknya mendapat petunjuk dari PKPU No 8 tahun 2017 yang baru satu bulan lalu secara resmi sudah diatur.
Sehingga pengaturan secara regulasi sudah dapat dijalankan , untuk kesiapan anggaran melalui hibah melalui APBD di 17 kabupaten kota yang akan pilkada ada 9 kabupatebn kota ditambah Pilgub Sumsel , untuk bersumber APBD semuanya dikhususkan untuk Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Kita menyelesaikan ini dengan baik dan sebagian sudah kita manfaatkan untuk memulai acara ini dan 9 kabupaten kota sudah ditandatangani dan tinggal dimanfaatkan sesuai peruntukannya ,” katanya.
Dengan regulasi dan anggaran yang terpenuhi , Insya Allah pihaknya akan melaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Harapan kami dengan launching atau peluncuran , peresmian pilkada menjadi semangat baru bagi semua penyelenggara, penyelenggara bukan hanya KPU tetapi ada Bawaslu dan tidak kalah pentingnya dari DKPP yang akan meluruskan semua hal terkait perilaku-perilaku yang barangkali dinilai tidak netral,” katanya.

Baca:  Gelar Rakerwil, PAN Sumsel Mulai Panaskan Mesin Partai Untuk Pilkada 2018 Dan Pileg 2019

Pihaknya, mengucapkan terima kasih kepada hadirin yang telah meluangkan waktu menghadiri acara ini dan , pihaknya berharap kebersamaan hari ini menunjukkan kesiapan melaksanakan pilkada di Sumsel.

Dan target-target yang ingin capai yaitu Daftar Pemilih harus diselesaikan dengan sebaik-baiknya setelah itu akan menyelesaikan persyaratan pencalonan dan syarat calon Pilgub Sumsel.

Selain itu, pihaknya mengajak, selama tahapan pilgub, bahwa pelaksanan pencoblosan di TPS tanggal 27 Juni 2018 akan ada satu TPS ada satu pengawas TPS dan ini merupakan sesuatu yang baik dan apa yang dituangkan pemilih di TPS akan direkap sesuai yang ada di KPU RI.

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana Launching Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel 2018-2023, di pelataran Benteng Kuto Besak, Kamis (12/10).

“Kami KPU berusaha sekuat tenaga untuk mengamankan suara rakyat tersebut dan semua tahapan-tahapan ini kami siapkan dengan baik tapi kami tidak bisa menentukan siapa yang menjadi pemenang dalam pemilihan ini , itulah menjadi dasar pemikiran kami, kami berkerja dengan senetral-netralnya dan seadil-adilnya,” katanya.

Lebih lanjut, launching ini akan menurutnya, dicatatkannya Museum Rekor Indonesia dalam pembentukan replika kotak suara. Kotak suara terbuat dari aluminium sebanyak 1827 ini akan disusun menyerupai kotak suara raksasa yang bermakna 27 Juni 2018 dimana pada tanggal tersebut masyarakat Sumsel akan memilih pemimpin untuk lima tahun ke depan.

Anggota KPU RI Viryan SE MM mengatakan, di KPU pusat saat ini telah berlangsung pendaftaran partai politik sebagai peserta pemilu sebagai tanda bahwa tahapan pemilu juga sudah mulai dilakukan.

Menurutnya, peluncuran Pilgub Sumsel menjadi sangat penting bagi KPU karena menjadi penanda telah siapnya penyelenggaran pilkada di Sumsel. Selain itu, dalam rangka mengajak masyarakat bersama menjadikan pilkada serentak sebagai pengerat hubungan, saling mengenali baik tentang pembangunan yang ada maupun para calon.

Baca:  PPP Sumsel Dan Kabupaten Kota Sudah Mendaftar Ke KPU

“Poin penting pada pilkada serentak mendatang dan menjadi isu nasional adalah perekaman E-KTP yang akan menentukan jumlah mata pemilih. Apabila masyarakat belum melakukan perekaman KTP elektronik dan tidak mendapatkan surat keterangan maka masyarakat tersebut tidak dapat melakukan pemilihan,” katanya sembari meminta peran pemerintah setempat untuk menyelesaikan masalah ini.

Ketua DKPP RI Prof Dr Harjono menilai, pemilu merupakan manifestasi dari prinsip kedaulatan rakyat, oleh karena itu rakyat mestinya menggunakan moment ini sebaik-baik mungkin dengan cara ikut dalam pemilu untuk memberikan suara hatinya.

Setelah itu dilanjutkan dengan Museum Rekor Indonesia (Muri) mencatatkan rekor replika kotak suara terbanyak yang diselenggarakan KPU Sumsel.

Kotak suara terbuat dari aluminium sebanyak 1827 i disusun menyerupai kotak suara raksasa yang bermakna 27 Juni 2018 masyarakat Sumsel akan memilih.

Acara memasukkan kotak suara dilakukan Anggota KPU RI Pirian, Ketua KPU Sumsel H Aspahani, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Kapolda Sumsel Dirjen Pol Zulkarnain Kajati Sumsel, Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Marga Taufik, Ketua DKPP RI Dr Harjono, Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar, SH, LL M, PhD.

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana Launching Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel 2018-2023, di pelataran Benteng Kuto Besak, Kamis (12/10).

Setelah itu juga dilakukan launching Maskot Pilkada Sumsel yaitu Cek Am dan Cek Pera karya dengan tema Cek Am, Ayo Memilih dan Cek Pera, pemimpin cerdas dan amanah, telah memenuhi kriteria diantaranya orisinil, relevansi desain maskot dengan tema, dan menampilkan ciri khas dari Sumsel serta pemberian hadiah pemenang maskot Pilkada Sumsel.

Juga menampilkan jingle Pilkada Sumsel, pengundian door prize dan penandatanganan fakta integritas seluruh KPU kabupaten dan kota di Sumsel.

Juga di warnai dengan even festival band untuk Pilgub Sumsel, lomba poto boot dan poto selfie sehingga bisa di upload di media sosial.

Bersamaan dengan launching, KPU Sumsel juga melakukan sosialisasi dengan memanfaatkan Jembatan Ampera.
Sebuah spanduk raksasa bertuliskan “Peresmian dan Peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 27 Juni 2018” dibentangkan di tengah Jembatan yang menghubungkan Seberang Ulu dan Ilir kota Palembang.
Diharapkan, dengan keberadaan spanduk tersebut dapat menyampaikan pesan bahwa tahun depan, masyarakat Sumsel akan memilih calon pemimpin baru.#osk

x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Minta Pemerintah Tindak Angkutan Berat Masuk Kota Yang Tak Kenal Waktu

Palembang, BP Sebuah truk kontainer Hino dengan nopol BH 8007 ME menghantam mobil Grand Livina nopol BG 1751 DC tepat ...