Home / Headline / Gubernur Alex Minta Pilkada Sumsel Berlangsung Damai

Gubernur Alex Minta Pilkada Sumsel Berlangsung Damai

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatur susunan terakhir kotak suara untuk memecahkan rekor Muri susunan kotak suara terbanyak pada acara peluncuran Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2018, Kamis (12/10).

Palembang, BP–Dengan modal suasana kondusifitas Sumatera Selatan yang menjadikan provinsi ini sebagai daerah zero konflik, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin meminta agar penyelenggaraan Pilkada Serentak pada 2018 berjalan aman dan damai.

Itu diingatkan orang nomor satu di Sumsel ini saat peresmian dan peluncuran pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Tahun 2018 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumsel, di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Kamis (12/10).

Peluncuran tersebut ditandai dengan pemukulan tambur oleh pelopor berobat gratis bersama anggota Komisioner KPU RI Viryan, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu RI Prof Dr Harjono dan Ketua KPU Provinsi Sumsel Aspahani, sebagai tanda bahwa tahapan-tahapan penyelenggaraan Pilgub di Sumsel sudah dimulai.

Baca:  Forsikada Pererat Silaturahmi Antar-Istri Kepala Daerah

“Tahapan Pilkada boleh jalan terus, namun harus diingat setelahnya ada Asian Games. Pilkada 27 Juni 2018 sangant riskan karena tidak sampai dua bulan setelah Pilkada akan ada Asian Games, jadi Pilkada Serentak di Sumsel harus berjalan aman dan damai,” harap Gubernur Alex.

Dalam kesempatan ini, mantan Bupati Muba dua periode mengatakan, kepada seluruh lapisan masyarakat Sumsel dan instansi terkait lainnya, agar bersama mensukseskan seluruh rangkaian tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak di wilayah Sumsel.

Alex juga yakin, peluncuran Pilgub Sumsel menjadi yang paling meriah, namun bukan berarti bermewah-mewahan melainkan untuk lebih mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat bahwa tahapan Pilkada Gubenur sudah dimulai.

Baca:  Kepala Daerah yang Sangat Serius Perangi Karhutla

“Khusus Pilkada Serentak di Sumsel 2018 mendatang terdapat 5 Pilkada Bupati, 4 Pilkada Walikota dan 1 Pilkada Gubernur, semuanya harus berjalan dengan baik, jujur, tertib dan transparan,” tegas Alex.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Sumsel Aspahani mengungkapkan, khusus untuk sosialisasi Pilkada Serentak telah mendapatkan petunjuk secara resmi dari KPU Pusat melalui peraturan yang dikeluarkan KPU RI.

Ia juga menambahakn, secara regulasi persiapan Pilkada Serentak sudah dilakukan dan penganggaran melalui dana hibah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumsel sudah dilakukan khususkan untuk Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur, termasuk juga bagi 9 Kabupaten/Kota lainnya semua sudah ditandatangani.

“Kia harap ini menjadi semangat baru dan kebersamaan untuk menunjukan kesiapan Sumsel menyelenggarakan Pilkada Serentak mulai dari penyiapan data pemilih, kemudian seleksi pencalonan, dan seterusnya,” ungkap dia.

Baca:  Tinjau Langsung Jembatan Putus

Terpisah, Anggota Komisioner KPU RI Viryan mengatakan, di KPU Pusat saat ini telah berlangsung pendaftaran partai politik sebagai peserta pemilu sebagai tanda bahwa tahapan pemilu juga sudah mulai dilakukan. Peluncuran Pilgub Sumsel menjadi sangat penting bagi KPU karena menjadi penanda telah siapnya penyelenggaran pilkada di Sumsel.

Selain itu, sambung dia, dalam rangka mengajak masyarakat bersama menjadikan pilkada serentak sebagai pengerat hubungan, saling mengenali baik tentang pembangunan yang ada maupun para calon.

“Poin penting pada Pilkada Serentak mendatang dan menjadi isu nasional adalah perekaman E-KTP yang akan menentukan jumlah mata pemilih. Apabila masyarakat belum melakukan perekaman KTP elektronik dan tidak mendapatkan surat keterangan maka masyarakat tersebut tidak dapat melakukan pemilihan,” pungkasnya. #rio

 

x

Jangan Lewatkan

Sumsel Siaga Musim Hujan

Palembang, BP Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel), gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Banjir dan Tanah Longsor tahun ...