Home / Bisnis / Menembus Batas Hingga ke Titik Dasar Bumi

Menembus Batas Hingga ke Titik Dasar Bumi

BP/RENO – Tanki penampungan minyak bumi milik Pertamina-Jadestone Ogan Komering Ltddi Desa Air Serdang Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU Sumsel, Kamis (5/9/2017)

JIKA keseharian kita selalu ditemani bahan bakar mulai dari memasak dengan birunya api elpiji, berkendara dengan bahan bakar beroktan tinggi, maka sudah sewajarnya kita merenungi sejenak bahwa semua hasil bumi ini akan habis.

Begitu pula jika sang pemburu energi bumi ini tidak bisa lagi menemukan sisa energi yang ada, maka bersiaplah untuk menyerap energi tersebut dengan harga yang tinggi karena sudah pasti menerima harga impor yang tak mampu lagi disubsidi.

Beruntung hingga kini, cadangan energi khususnya di Sumatera Selatan (Sumsel) masih bisa digali, untuk bisa diangkat dari dasar bumi, ditaruh dipenampungan hingga dialirkan untuk diolah berbagai macam bahan bakar yang tentunya selalu ada menemani keseharian kita.

Menilik cara kerja Base Camp Air Serdang Joint Operating Body (JOBP) Pertamina-Jadestone Ogan Komering Ltd, telah mengisyaratkan bahwa membuka kawasan kawasan sumber energi tidaklah mudah.

Tidak hanya karena wilayah perbukitan nan terjal hingga berjurang, nyatanya sang eksekutor penggali energi ini harus mengakui, warga terutama pemilik lahan yang menjadi target pengeboran terkadang enggan bersahabat.

Bukan hanya takut karena tanahnya berpotensi tidak subur, lebih dari itu penawaran harga selangit pun membuat pencari sumber minyak dan gas (migas) bumi terkadang harus mudur sebelum menggali.

“Sebenarnya kami juga belum tau apakah ada atau tidak migas di dalam sana, kami harus melakukan pengeboran 1.500 – 2.000 meter ke dasar bumi untuk tau apakah ada migas atau tidak,” kata Field Manager JOBD Pertamina Jadestone Ogan Komering Ltd Djodi Kusuma.

Disela-sela kegiatan media field trip yang dimotori Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Sumbagsel ini, Djodi menjelaskan ini menjadi tatangan besar pihaknya jika dipercaya lagi untuk melakukan eksplorisasi pengeboran.

“Metode maupun peralatan dan teknologi yang kami gunakan tidak ada masalah lagi, tinggal bagaimana masyarakat nantinya, yang wilayahnya terkena wilayah pengeboran bisa memahami ini, dengan tujuan memenuhi ketahanan energi nasional,” tutur Djodi.

BP/RENO – Pompa angguk atau sucker rod pump milik Pertamina-Jadestone OK Ltd yang mengangkat minyak bumi dari dalam sumur dengan bantuan tenaga buatan (artificial lift) hingga sampai di atas permukaan tempat penampungan.

Memenuhi pasokan kebutuhan nasional pihaknya sangat optimis bisa mendapatkan cadangan minyak yang belum dilakukan eksplorasi lebih banyak lagi. “Kami akan berupaya semaksimal mungkin jika masih diberikan kepercayan, kami pun memiliki tanggung jawab akan hal ini, karena ini bidang kami,” kata dia.

Wilayah Sumsel hingga saat ini masih memiliki potensi dalam memproduksi minyak dan gas guna memenuhi kebutuhan nasional. Sehingga memang pihak SKK Migas terus mencari potensi tersebut dengan upaya semaksimal mungkin.

Pihaknya berkomitmen menghasilkan energi minyak dan gas lebih meningkat lagi dengan area wilayah kerja seluas 1,55 km persegi. Kedepan pihaknya terus berupaya mengeksplor lagi, karena memang cadangan minyak di Sumsel masih potensial.

Kepala Humas SKK Migas Sumbagsel Dian Sulistiawan yang hadir berasama media yang tergabung dalam Forum Jurnalis Migas (FJM) mengakui, wilayah Sumsel masih sangat potensial untuk dieksplore sumber energinya.

Dilihat dari kondisi saat ini Indonesia memang krisis energi, kebutuhan energi secara nasional, memang membutuhkan pasokan energi yang tinggi. Kebutuhan minyak perharinya membutuhkan 1,6 juta barel.

Dian Sulistiawan

“Kebutuhan ini artinya produksi minyak sekitar 800 ribuan Barrels of Oil per Day (BOPD). Jadi memang butuh pasokan lagi. Maka itu kita terus berupaya mencari cadangan minyak,” ujarnya.

Khusus untuk wilayah Sumsel, SKK Migas mencatat produksi energi yang dihasilkan memiliki tren yang positif. Bahkan untuk wilayah Sumbagsel, produksi energi yang didaatkan di Sumsel cukup tinggi dan membantu pasokan target nasional.

Untuk minyak perharinya bisa produksi mencapai 75-80 ribu BOPD. Sedangkan untuk gas bumi menghasilkan sekitar 1.700 sampai 1.900 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD).

“Intinya kita terus maksimal mencari cadangan energi. Dari sekitar 15 ribu titik sumur, sebagian besarnya sudah banyak yang menghasilkan energi. Tentunya kita optimis dalam upaya eksplorasi cadangan energi yang ada agar bisa menambah pasokan untuk kebutuhan nasional,” jelasnya.

BP/RENO – Aliran minyak bumi melalui pipa penghubung Pertamina-Jadestone OK Ltd

“Dan yang pasti kita optimis kedepan mampu memenuhi pasokan minyak serta mesti memaksimalkan pencarian cadangan energi dengan terus mengeksplorisasi cadangan energi yang ada. Dari ribuan titik sunur yang telah ada saat ini, kita akui tekah mampu menghasilkan energi,” timpal dian.

Pengamat Ekonomi Universitas Tridinanti Palembang (UTP) Prof Sulbahri Madjir mengatakan, Sumsel salah satu penghasil cadangan energi bumi yang diperhitungkan di Indonesia, maka dari itu potensi energi bumi ini harus dimaksimalkan.

“Hasil bumi seperti migas ini adalah bagian dari nadi negara, bukan hanya bagi daerah, apalagi potensi Sumsel ini menyokong kebutuhan nasional, pemerintah harus punya regulasi yang kuat,” kata dia.

Regulasi ini menurut Sulbahri tentang kebijakan pemerintah kepada penyelenggara kerja, agar bisa mendorong produktivitas hasil bumi semaksimal mungkin, termasuk juga pengembalian fungsi hutan sebagaimana mestinya.

Prof Sulbahri Madjir

Selain itu, pengawasan terhadap regulasi maupun perolehan hasil bumi ini tidak boleh lengah. Harus benar-benar dievaluasi secara periodik guna memaksimalkan hasil yang bisa dimanfaatkan sebagai energi.

“Kuncinya ada pada regulasi dan pegawasan, seletah itu tinggal bagaimana pendekatan yang efektif dan efisien terhadap lingkungan sekitar termasuk masyarakat itu sendiri,” katanya.

Sulbahri berharap, penyelenggara hasil bumi ini bisa bekerja maksimal dan juga amanah dalam penyampaian data ke negara. Termasuk juga petinggi negara yang harus peka dan menyadari akan hajat hidup rakyat sesuai dengan amanat undang-undang. #renosaputra

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Komsumsi BBM Turun, Pertamina Jamin Ketersediaan BBM dan LPG

Palembang, BP. Palembang, Sumatera Selatan, 17 Mei 2020 pandemi Covid 19, masih melanda negeri ini. Namun, semangat Pertamina masih tetap ...