Home / Headline / Pengepul Uang Pungli PTT Dinkes Mangkir Panggilan Polisi

Pengepul Uang Pungli PTT Dinkes Mangkir Panggilan Polisi

Ist/rep

Sekayu, BP–Di balik terbitnya surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) kasus gratifikasi PTT Dinkes,  seperti yang tertulis di SPDP,  Satuan Reserse (Satres) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polisi Resort (Polres) Muba telah dua kali memanggil pengepul uang bernama Mega.  Namun, ASN di Bayung Lencir ini tak sekali pun hadir. Mega tak kunjung memenuhi panggilan tanpa keterangan jelas. Di tempat dirinya bekerja sebagai staf juga tak tampak.

Mega diduga sebagai orang yang mengoodinir dan mengumpulkan setoran pungutan liar (pungli) penerimaan dan penangkatan pekerja tidak tetap (PTT) medis Dinas Kesehatan Kabupaten Muba. Uang setoran disertai janji tak keluar SK pada Septmber 2017 uang kembali itu, mencapai Rp30-48 juta per orang. Dikabarkan ada puluhan korban meski yang melapor ke polisi baru enam orang.

“Kita akan melakukan pemanggilan ketiga kepada Mega minggu depan,” kata Kapolres Muba AKBP Rahmat Hakim, SIk melalui Kasat Reskrim Polres Muba AKP Kemas Muhammad Syawaludin Arifin, SIk, SH.
Polisi akan menjemput paksa Mega jika pada pemanggilan ketiga tetap tak hadir alias tak kunjung datang. Mega ditengarai sebagai kunci dalam aksi pungli PTT Medis yang menghebohkan Kabupaten Muba.

Polisi berharap dari keterangan Mega akan membuka pintu kasus pungli.  Kemas mengakui jika alur itu tersingkap  terlihat jelas oknum-oknum yang terlibat dalam aksi pungli tersebut.

“Kita belum mengetahui, oknum yang terlibat pungli PTT medis ini,” tegasnya. Apakah banyak kelompok yang mengoordinir dan mengumpulkan setoran pungli PTT Medis itu. Kita telah meningkatkan tahap penyelidikan menjadi penyidikan kasus pungli PTT Medis ini,” jelasnya.

Tim penyidik akan fokus pada aliran uang hingga muaranya kepada siapa uang pungli PTT Medis yang bernilai ratusan juta hingga miliaran rupiah itu. “Nanti akan ketahuan siapa yang menerima uang pungli PTT Medis ini,” bebernya.
Polisi menduga masih banyak korban atas kasus pungli PTT Medis itu.

Bupati Muba H Dodi Reza Alex mengatakan, pihaknya telah melimpahkan kasus pungli PTT Medis ke aparat penegak hukum (APH). “Biarkan aparat kepolisian bekerja dan membongkar kasus pungli PTT Medis ini,” ucapnya. #arf

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

KPK Lengkapi Fitur dan Konten JAGA

Jakarta, BP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melengkapi fitur dan konten pada Jaringan Pencegahan Korupsi (JAGA). Di tengah masa pandemi ...