Home / Headline / Lulus Panwascam ‘Pakai Mahar’, Panpel: Itu Hoax

Lulus Panwascam ‘Pakai Mahar’, Panpel: Itu Hoax

Idris, SH

Inderalaya, BP–Secara tegas kelompok kerja Panitia Pelaksana (Panpel) Panwaslu Kabupaten Ogan Ilir (OI) menampik isu mahar berupa uang, agar ‘lulus’ saat penerimaan anggota panwascam untuk 16 kecamatan mendatang.

Ketua Panwaslu OI yang juga Divisi Pencegahan dan Hubungan Masyarakat, Idris, SH, didampingi Anggota Panwaslu Divisi Organisasi dan SDM, Karlina, SPd, dan Anggota Panwaslu Divisi Penindakan dan Pelanggaran Dermawan Iskandar, SE kepada BeritaPagi mengatakan tidak ada mahar ataupun pemberian uang agar lulus sebagai anggota panwascam.

“Untuk 16 kecamatan kita butuh 48 orang, yang mengambil berkas 292 orang, namun yang mengembalikan persyaratannya sebanyak 263 orang. Jadi berita mahar itu hanyalah hoax, tidak ada sama sekali apalagi sampai menyebut angka berapa juta jika ingin lulus. Tidak benarlah itu, sangat-sangat isu yang menyesatkan dan hoax. Kami jamin transparansinya, kami jamin yang lulus adalah orang yang berkompeten di bidang kepemiluan,” jelas Idris, Rabu (4/9).

Baca:  Usaha Tambang Pasir Diduga Dibekingi Preman

Disebutkannya, saat ini panitia tengah memroses pemberkasan, karena untuk penerimaan berkas ditutup 1 Oktober lalu. Saat ini ada 263 orang peserta calon panwascam yang mengembalikan formulir tersebut, antara lain Kecamatan Indralaya 33 orang, Indralaya Utara 20, Indralaya Selatan 17, Pemulutan 9, Pemulutan Barat 14, Pemulutan Selatan 9, Tanjung Batu 33, Muarakuang 11, Rambang Kuang 10, Lubuk Keliat 14, Payaraman 22, Tanjungraja 18, Rantau Panjang 11, Sungai Pinang 16, Rantau Alai 17, dan Kandis 9 orang.

Baca:  Ishak Mekki Shalat Ied Bersama Masyarakat Sungai Pinang, OI

Idris menambahkan, dari 263 berkas yang masuk tersebut akan dilakukan pemeriksaan keabsahan dan legalitas berkas  lalu diumumkan pada 8 Oktober. Setelah melalui proses tersebut akan dilanjutkan dengan pengumuman administrasi pada 9 Oktober 2017 mendatang.

“Agar tahapan berjalan dengan baik dan transparan, kami juga  masih memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan masukan sanggahan terhadap peserta yang lulus administrasi tersebut. Setelah itu baru  mereka akan mengikuti  tertulis pada tanggal 13 Oktober mendatang. Seleksi akan kami lakukan terbuka dan transparan. Nantinya para pendaftar wajib mengikuti proses seleksi mulai kelengkapan administrasi, tes tertulis hingga wawancara,” tegasnya.

Bukan hanya itu saja, petugas juga bakal menelurusi rekam jejak calon anggota panwascam yang berhubungan dengan partai politik. Sebab, salah satu syarat mutlak calon anggota panwascam tidak menjadi anggota parpol atau telah mengundurkan diri dari keanggotaan parpol minimal lima tahun. Ketentuan lainnya minimal usia 25 tahun dan berdomisili di wilayah kecamatan yang bersangkutan yang dibuktikan melalui KTP.

Baca:  ‎Pemerintahan di OI Tetap Berjalan

“Ke depan kita akan terus bersinergi dengan para stakeholder dalam mewujudkan kondisi keamanan yang kondusif jelang Pilgub Sumsel 2018.  Kami berharap masyarakat ikut serta berpartisipasi dalam pengawasan penyelenggaraan kegiatan politik pada 2018-2019 nanti. Yang jelas kami ingin kegiatan pilgub ini berjalan lancar dan masyarakat dapat melaksanakan hak pilihnya dengan baik,” ujarnya. #hen

x

Jangan Lewatkan

Alex Noerdin Melaunching Program S2C

Palembang, BP—Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin resmi melaunching program Sumsel Smart and Care (S2C). S2C merupakan inovasi proyek perubahan ...