Home / Headline / Nikita Mirzani Dilaporkan ke Polda Sumsel

Nikita Mirzani Dilaporkan ke Polda Sumsel

Tim Advokat Palembang usai melaporkan Nikita Mirzani di Mapolda Sumsel, Selasa (3/10).

Palembang, BP–Selebriti Nikita Mirzani dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel oleh sejumlah pengacara di Palembang yang tergabung dalam Advokat Al Islam NKRI Sumsel atas tuduhan ujaran kebencian, Selasa (3/10).

Usai melapor, Yogi Vitagora didampingi Ketua DPD Advokat Al Islam NKRI Dody Yuspika mengatakan, cuitan Nikita di akun Twitter nya dianggap tidak layak dan memberikan dampak negatif kepada masyarakat.

“Hari ini (kemarin-red) kami melaporkan artis Nikita Mirzani atas cuitan di media sosial yang mengatakan ‘film G 30S PKI tidak seru, seharusnya Panglima Gatot juga dimasukkan ke dalam lubang buaya pasti lebih seru’. Pernyataan ini yang kami laporkan,” kata Yogi.

Ia menambahkan, perlu digarisbawahi Panglima TNI tidak hanya milik TNI tetapi juga milik semua rakyat Indonesia. Menurutnya apa yang telah dilakukan Nikita bentuk penyebaran kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia dan melanggar Pasal 156 KUHP.

“Ini juga pelajaran bagi kita semua untuk bijak dalam menggunakan medsos agar tidak menimbulkan kegaduhan. Terlepas dari akun itu milik Nikita atau bukan, kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk bisa mengungkapnya dan memproses laporan tersebut,” jelasnya.

Laporan Advokat Al Islam NKRI diterima SPK Polda Sumsel dalam nomor LPB/669/X/2017/SPKT. Pelapor Yogi Vitagora melaporkan artis Nikita Mirzani dalam dugaan perkara menyatakan pernyataan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap sesuatu atau beberapa golongan penduduk Indonesia di muka umum dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sumsel AKBP Slamet Widodo berujar, pihaknya belum bisa memastikan ada atau tidaknya laporan tersebut.

“Saya belum dapat laporan dari SPKT dan saya koordinasi ke Reserse juga belum ada. Nanti saya cek,” ujarnya. # idz

 

x

Jangan Lewatkan

Pelestarian Bangunan Cagar Budaya Peninggalan Belanda di Kota Palembang

Oleh : Farida Wargadalem (Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)   PENDAHULUAN Palembang adalah salah satu kota ...