Home / Headline / Mobil dan Pistol Polisi Pembunuh Tukang Jahit Ditemukan

Mobil dan Pistol Polisi Pembunuh Tukang Jahit Ditemukan

Palembang, BP–Jejak pelarian oknum anggota Polri yang diduga melakukan pembunuh terhadap Tarmizi (38) mulai terendus penyelidik. Mobil dan senjata api milik Aiptu BS ditemukan di wilayah Sumatera Barat, dekat perbatasan Provinsi Jambi.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, penyelidik telah menemukan mobil Daihatsu Xenia BG 1673 MF warna hitam milik Aiptu BS di lokasi tersebut dan di dalam mobil juga ditemukan senjata api yang diduga dipakai untuk menghabisi nyawa korban.

“Jenis senjatanya adalah airsoft gun, tapi telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga bisa menampung peluru tajam. Di mobil juga ditemukan amunisi aktif,” ujar Zulkarnain, Senin (2/10).

Selain itu pihaknya juga telah menerbitkan surat daftar pencarian orang (DPO) terhadap Aiptu BS, dikatakan Zulkarnain, telah diterbitkan Polresta Palembang yang menangani penyelidikan kasus ini.

Baca:  Penjual Pistol Rakitan Ditembak

“Lokasi BS sendiri diketahui berpindah-pindah. Anggota di lapangan masih melakukan penyelidikan dan pengejaran. Doakan saja biar cepat tertangkap,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Zulkarnain berjanji akan menangkap pelaku penembakan dan akan memproses nya sesuai dengan hukum yang berlaku.

Tentunya setelah menyelidiki kronologis dan penembakan terhadap korban. Artinya pelaku nanti bisa saja dikenakan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian atau 351 KUHP tentang penganiayaan dan atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

Dalam kesempatan itu juga, Zulkarnain mengungkapkan jika motif penembakan terhadap korban kemungkinan karena kesal ataupun sakit hati dengan persoalan pribadi antar keduanya.

Baca:  Perampok Sadis Misran Ditembak Mati

Artinya, bisa jadi mungkin saja pelaku melakukan penembakan karena tidak sengaja, karena dari kronologisnya memang pelaku menggunakan mobil pribadinya, sempat membawa korban ke RSMH Palembang.

“Saya minta maaf kalau itu memang oknum (polisi-red). Tapi kami janji akan diproses sebagaimana tindak pidana yang telah dilakukan. Jika hukuman lebih dari 4 tahun maka dapat diajukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH),” tegasnya.

Pihaknya juga sudah memeriksa lima orang saksi terkait kasus tersebut. Zulkarnain memastikan terduga pelaku tidak memiliki senjata api dinas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku merupakan oknum anggota Direktorat Pengamanan Obyek Vital (Direktorat Pam Obvit) Polda Sumsel berinisial BS dengan pangkat Aiptu.

Baca:  Sopir Travel Tewas Dihujani Tembakan di Depan Penumpang

Korban dikabarkan tertembak di Lorong Nangka, Jalan Angkatan 66, Palembang tepatnya di depan ruko Bandung Jaya Konveksi karena terlibat persoalan gadai motor. Dimana pelaku menggadaikan motor dengan korban, tapi oleh korban digadaikan kembali ke orang lain.

Diduga tidak terima dengan kelakuan korban, pelaku dikabarkan sempat disambangi oleh tiga orang, dua lelaki dan satu perempuan, di tempatnya bekerja di Jalan Angkatan 66, Minggu (17/9) malam.

Di TKP korban diancam dengan senjata api, hingga akhirnya tertembak di bagian kening. Hal itu senada dengan laporan kerabat korban yang diterima SPKT Polresta Palembang, per 18 September lalu. #idz

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Berebut Penumpang, Sopir Bus Kota Dihabisi Rekan Seprofesi

Palembang, BP–Diduga persoalan berebut penumpang, Febri (42) sopir bus kota jurusan Kertapati-KM 12 tewas dikeroyok sesama sopir di depan Hotel ...