Home / Sumsel / Masuki Kawasan Jalan Noerdin Pandji, Proyek PPGGP-PLN Distop

Masuki Kawasan Jalan Noerdin Pandji, Proyek PPGGP-PLN Distop

Penghentian pengerjaan proyek pembangunan pipa gas Grissik-Pusri (PPGGP) dan PLN yang memasuki kawasan Jalan Noerdin Pandji Palembang.

Palembang, BP–Galian utilitas pengerjaan Proyek Pembangunan Pipa Gas Grissik-Pusri (PPGGP) dan PLN yang memasuki kawasan Jalan Noerdin Pandji Palembang, terutama di bahu jalan yang dulu terkenal dengan nama Kebun Sayur itu akhirnya distop atau dihentikan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Senin (2/10).

Kedua pengerjaan proyek yang dihentikan sekaligus oleh Pemprov Sumsel melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PU BM-TR) Provinsi Sumsel bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Sumsel itu dengan langsung mendatangi lokasi galian utilitas tersebut.

Melihat kedatangan pihak Dinas PUBM-TR dan Sat Pop PP Sumsel para pekerja yang tengah bekerja langsung menghentikan pekerjaannya. Bahkan, alat berat yang tengah menggali proyek dari Pertagas diminta berhenti hingga menimbun kembali galian utilitas itu.

Baca:  Pilgub Sumsel Jadi Adu Endurance Serta Ketangguhan Instrumen Partai

Kabid Jalan Dinas PU BM-TR Provinsi Sumsel Muchtar menyesalkan dengan adanya dua galian di sekitar Jalan Noerdin Pandji Palembang. Terlebih galian tersebut berupa galian beberapa utilitas diantaranya Pertagas, PLN dan PDAM.

Menurut Muchtar,memang sudah ada izin untuk menggali bahu jalan tersebut, namun saat pelaksanaan tidak berkoordinasi dengan pihak PU BM yang bertanggung jawab atas jalan tersebut, terutama untuk Pertagas. Untuk itu, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menginstruksikan untuk menghentikan galian ini.

Baca:  Gubernur Sumsel Berduka Atas Meninggalnya Amsin

“Jadi mereka (Pertagas dan PLN-red) diminta untuk menghentikan pengerjaan mereka sementara ini karena lahan tersebut bagian dari lahan jalan yang sudah kita bebaskan,” ujar Muchtar.

Dikatakan dia, saat ini pihak Pertagas masih dalam penggalian sepanjang 1 KM, bahkan sebagian sudah ditanam pipa. Apalagi yang digali tersebut adalah jalan yang sudah dibebaskan oleh Pemprov sekitar 40-50 meter dari AS jalan, kedepan pihaknya juga ada rencana peningkatan-peningkatan jalan sehingga ditakutkan setelah gas tertanam, saat akan meningkatkan jalan susah untuk memindahkan:

Baca:  Seluruh LP di Sumsel Kelebihan Kapasitas

“Tak hanya itu, ditakutkan meledak saat kita melakukan penggalian. Sehingga kita minta stop (penggalian-red), bukan mengada-ada, padahal mereka ini sebelum akan merencanakan menggali itu akan koordinasi, tapi saat pelaksanaan belum ada koordinasi. Sehingga kita stop,” tegasnya.

Ia juga meminta agar pihak utilitas untuk melakukan relokasi. Ia menyebutkan untuk PLN dan PDAM siap untuk relokasi, namun dari Pertagas belum ada keputusan sehingga pihaknya meminta untuk secepatnya direlokasi.

“Mudah-mudahan mereka mau memindahkan. Kita akan tunggu mereka untuk relokasi,” pungkasnya. #rio

x

Jangan Lewatkan

Sidang Prapradilan Gunawati Thamrin Berakhir Kamis Ini

Palembang, BP Perkara sidang Prapradilan Nmor : 1/ Pid.Pra/2018/PN.PN.Plg yang dimohonkan Gunawati Pandarmi O alias Kokoh Thamrin Direktur PT Indo ...