Home / Hukum / Tembak Kepala Sendiri, Elfran Berpotensi Jadi Tersangka

Tembak Kepala Sendiri, Elfran Berpotensi Jadi Tersangka Kepemilikan Senjata Api Ilegal

Pistol yang digunakan Elfran Tansjah menembak kepala sendiri.

Palembang, BP–Elfran Tansjah (28) yang melakukan upaya bunuh diri dengan menembak kepala sendiri dengan pistol berpotensi menjadi tersangka kepemilikan senjata api ilegal karena tidak memiliki izin.

Meski sejauh ini Elfran yang belakangan diketahui bekerja di salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang jual beli saham masih terbaring di Rumah Sakit Muhammad Husein (RSMH) Palembang usai menjalani operasi pengangkatan proyektil peluru, Jumat (29/9).

Kapolsek Kemuning AKP Robert P Sihombing mengatakan, pihaknya masih menyelidiki asal usul senjata api rakitan jenis revolver serta dua butir amunisi yang ditemukan di kamar Elfran di Perumahan Patal Blok C, RT10/3, Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning yang menjadi lokasi kejadian tersebut.

Baca:  Pelaku Perampokan Tersungkur Ditembak

“Elfran masih dirawat di RSMH dan belum sadarkan diri. Ibunya juga masih syok dan belum bisa dimintai keterangan. Elfran akan kami mintai keterangan apabila sudah sadar nanti,” ujarnya.

Mantan Kanit Pidum Satreskrim Polresta Palembang ini menuturkan, pihaknya juga akan memeriksa adik sepupu Elfran, yang mengetahui dugaan kronologis Elfran bisa memiliki senjata api tersebut.

“Hari ini (kemarin-red) rencananya sepupu Elfran akan diperiksa. Sepupu nya tersebut memiliki bukti foto bahwa di ponsel nya, Elfran mencari dan memesan senpi lewat media sosial Whatsapp. Ini akan memperjelas perkara,” tambahnya.

Hingga saat ini pihaknya baru meminta keterangan dari warga yang ikut membantu dilarikan ke rumah sakit pasca ditemukan bersimbah darah di kamarnya.

Baca:  Residivis Kambuhan Kembali Bobol Rumah

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga memiliki masalah di tempatnya bekerja. Diketahui, sebelumnya Elfran menarik uang tunai sebesar Rp150 juta dari rekening nya. Namun belum diketahui kapan dan untuk apa uang tersebut.

“Keadaan pasien masih tidak sadar dan dibantu ventilator (alamat bantu pernapasan),” kata Koordinator Humas RSMH Palembang, Suhaimi.

Dijelaskannya, pengambilan proyektil peluru dari senjata api rakitan tersebut sudah dilakukan, Jumat (29/9) pukul 17.00 di Instalasi Gawat Darurat (UGD). Operasi berhasil dilakukan tim bedah yang dipimpin dr Agung, Spesialis Bedah Syaraf.

Namun saat ini memang kondisi pasien masih belum sadar dan sudah dipindahkan ke ruangan Intensive Care Unite (ICU). “Kami harap dan terus berupaya yang terbaik agar pasien cepat sadar,” jelasnya.

Baca:  Pencuri Motor Ditembak Polisi

Seperti diberitakan sebelumnya, Elfran ditemukan tergeletak bersimbah di kamarnya, Kamis (28/9). Korban pertama kali ditemukan ibu kandungnya, Rita Arsyad (58).

Saat itu, ibu korban yang berstatus PNS di Kantor Samsat Jalan POM IX baru pulang bekerja dan menemukan Elfran bersimbah darah di dalam kamar.

Teriakan Rita mengundang perhatian warga sekitar dan korban yang ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan wajah menghadap ke kanan serta di pelipis kanan terlihat bekas luka tembakan dan tergeletak senjata api rakitan jenis revolver di dekat kepala korban.

Warga yang datang langsung membantu Elfran dan membawanya ke RS Hermina sebelum dirujuk ke RSMH Palembang untuk mendapatkan pertolongan medis. Saat digotong, Elfran masih sadar namun tak dapat bersuara. Terlihat matanya masih bergerak serta masih bernapas. #idz

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Prabowo Gantikan Alex Noerdin Jadi Penjabat Gubernur Sumsel

Palembang, BP–Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengakhiri jabatan lebih cepat 6 minggu dari yang semestinya. Kemendagri telah menyiapkan Sekjen Hadi ...