Home / Headline / Polisi Bongkar Jaringan Curanmor di Kayuagung

Polisi Bongkar Jaringan Curanmor di Kayuagung Eksekutor hingga pembeli ikut diringkus

Kawanan pelaku pencurian dan penadah sepeda motor diamankan di Mapolsek Kayuagung.

Kayuagung, BP–Aparat Polsek Kayuagung membongkar jaringan pelaku pencurian sepeda motor (curamor), mulai dari eksekutor hingga pembeli ikut diringkus.

       Pengungkapan jaringan pencurian sepeda motor ini polisi telah menahan dua pelaku yang berusia di bawah umur yakni AP alias SJ (15) dan MH (16), serta tersangka Bustomi alias Tomi (22) dan terakhir Zulkifli (27).

Dalam melancarkan aksinya para pelaku memiliki tugas masing-masing, tersangka MH bertugas memastikan keadaan di sekitar lokasi aman.

Sedangkan tersangka Tomi dan AP bertugas sebagai eksekutor dan tersangka Zulkifli (27) yang terakhir dibekuk aparat merupakan penadah barang hasil kejahatan dari para pelaku.

Baca:  Larikan Motor Ditangkap

Berdasarkan data yang diperoleh, para pelaku terlibat aksi pencurian sepeda motor milik korban Emilia yang tengah terparkir di halaman SMK Negeri 1 Kayuagung, pada 16 September lalu.

Setelah mendapat laporan korban, aparat mulai melakukan penyelidikan dan meringkus tersangka MH di rumahnya. Dari keterangan MH polisi kemudian membekuk tersangka Bustomi yang sedang bersama tersangka AP.

Selanjutnya polisi melakukan pengembangan dan akhirnya menangkap tersangka Zulkifli dan barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Mio GT warna hitam merah milik korban.

Baca:  Maling Motor Dihajar Massa

Kapolsek Kayuagung AKP Feryanto didampingi Kanit Reskrim Ipda Dedi Suandi mengatakan saat ini para pelaku dan barang bukti telah diamankan serta masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Penangkapan tersangka Zulkifli dilakukan tak lama setelah tertangkapnya tersangka Tomi bersama kedua rekannya, AP dan MH dari rumah masing-masing,” ujar Fery.

Ia menambahkan, untuk tersangka Zulkifli akan dijerat Pasal 480 KUHP tentang penadahan barang hasil kejahatan dan tiga pelaku lainnya dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian.

Sementara itu tersangka Tomi mengatakan, sepeda motor yang dijualnya seharga Rp1,8 juta kepada Zulkifli merupakan hasil curian.

Baca:  Sindikat Curanmor Digulung

“Hasilnya saya kebagian Rp1,3 juta dan sisanya dibagikan ke rekan-rekan. Bagian saya digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” kata ayah satu anak ini.

Sedangkan tersangka Zulkifli sempat berilah bahwa tidak mengetahui jika kendaraan yang ia beli tersebut adalah hasil kejahatan.

“Saya didatangi Tomi, menawarkan motor murah. Karena katanya ada surat, jadi saya tertarik dan memberikan uang Rp800.000 sebagai tanda jadi,” tuturnya.

Keesokan harinya, ia melanjutkan, Tomi kembali datang memaksa agar segera melunasi pembayaran, meski belum waktunya seperti kesepakatan.

“Awalnya kami tidak kenal dan memang saya sempat curiga, tapi karena katanya ada surat,” imbuhnya. # ros

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Sambangi BKB, Rara Disambut Para Penggemarnya

Palembang, BP–Suasana pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang,  Minggu sore (20/5) agak bebeda. Sore itu Juara II Liga Dangdut Indonesia ...