Home / Pendidikan / Kenang Sosok Romi Herton, Ratusan Siswa SDN 143 Gelar Yasinan 

Kenang Sosok Romi Herton, Ratusan Siswa SDN 143 Gelar Yasinan 

DOA: Ratusan siswa SDN 143 Palembang saat menggelar doa, zikir dan Yaasin bersama di pelataran sekolah, Jumat (29/9). Foto: BP/SUGIARTO

Sosoknya yang dinilai peduli dengan pendidikan di Kota Palembang membuat insan pendidikan merasa kehilangan.
Palembang, BP— Meninggalnya mantan Walikota Palembang Romi Herton, Kamis dinihari, di RS Hermina Serpong menjadi duka yang mendalam tak hanya bagi kalangan masyarakat akan tetapi juga di kalangan pendidikan.
Sosoknya yang dinilai peduli dengan pendidikan di Kota Palembang membuat insan pendidikan merasa kehilangan. Apalagi, saat menjabat ia sempat menjadi pelopor 93 mahasiswa kuliah gratis kerjasama Pemerintah Kota Palembang dengan STKIP Tangerang yang mereka baru saja lulus wisuda beberapa bulan lalu dan kembali ke Palembang.
Berangkat dari itulah, pihak SD Negeri 143 Palembang mengambil inisiatif untuk menggelar zikir dan Yaasin bersama ratusas siswanya di pelataran sekolah.
“Kita ingin sampaikan bahwa kita pernah memiliki sosok Walikota Palembang Bapak Romi Herton yang juga sangat suport dalam hal pendidikan. Sehingga kita mengajak anak-anak untuk zikir dan mendoakan almarhum,” ujar Kepala SD Negeri 143 Palembang Rismawati usai ikut zikir dan Yaasin bersama di pelataran sekolah, Jumat (29/9).
Sambung Rismawati bahwa zikir dan Yaasin bersama ini juga mengajarkan siswa untuk memperkuat keimanan pada spiritual qustion dalam diri mereka. Sehingga siswa juga sedini mungkin diajarkan tentang keagamaan selain pembelajaran lain yang kelak akan menjadi ilmu juga bagi mereka.
“Artinya, setiap hari Jumat kita memang menerapkan doa bersama dari jam 0 sebelum belajar. Nah, kali ini ditambah dengan mendoakan almarhum Bapak Romi Herton,”terangnya.
Kedepan Rismawati berharap pendidikan khususnya di Kota Palembang terus ditingkatkan. Mulai dari persoalan peningkatan sarana dan prasarana maupun peningkatan kompetensi guru sebagai peran fundemental di sekolah.
“Kita bersyukur dengan adanya sistem pembelajaran dengan diawali doa bersama di jam 0. Artinya ini membantu membentuk karakter siswa sejak dini. Hanya saja memang persoalan klasik kondisi sarana dan prasarana yang belum memadai,”jelasnya.
Sementara itu dikatakan Syifa salah satu siswa kelas VI SD Negeri 143 Palembang mengatakan bahwa zikir dan doa yang diikuti bersama dengan teman-temannya adalah untuk mendoakan almarhum Romi Herton.
“Iya mudah-mudahan almarhum diampuni dosanya dan doa kami dikabulkan, aamiin,” tuturnya singkat. #sug
Baca:  Romi Tak Punya Catatan Sakit Jantung, Tapi Selama di Lapas Sangat Kuat Merokok
x

Jangan Lewatkan

UKB Incar Akreditas A di Tahun 2020

Palembang, BP — Sebagai salah satu kampus swasta terkemuka di Palembang, Universitas Kader Bangsa (UKB) terus melakukan upaya peningkatan kualitas ...