Home / Headline / Pemprov-PT KAI Teken MoU Pengembangan LRT

Pemprov-PT KAI Teken MoU Pengembangan LRT

Bandung, BP–Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melakukan memorandum of understanding (MoU) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero tentang rencana kerja sama dalam bidang pengembangan usaha terkait kereta api ringan atau light rail transit (LRT), di Bandung, Kamis (28/9).
Penandatanganan tersebut dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan H Nasrun Umar dan MoU yang bertepatan dengan peringatan 72 Tahun PT KAI diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro.
Sekda Provinsi Sumsel Nasrun mengatakan, MoU yang dilakukan Pemprov Sumsel ini tak lain karena adanya keterlibatan langsung Pemerintah Daerah dengan PT KAI yang sedang membangun LRT di Kota Palembang.
“Sebagai tuan rumah Asian Games 2018, kerja sama ini diharapkan dapat men-support kebutuhan transportasi bagi tamu-tamu dari Negara lain yang menjadi peserta,” ungkap Nasrun.
Selain acara penandatanganan kerja sama tersebut, sebagai bentuk kepedulian melalui program Corperate Social Responsibility (CSR), PT KAI juga meluncurkan kereta kesehatan atau yang dikenal Rail Clinic generasi ke IV, di Stasiun Kiaracondang, Bandung.
Dimana, Rail Clinic tersebut merupakan kereta api untuk membantu masyarakat di bidang kesehatan, Rail Clinic akan berada di daerah terpencil yang tidak ada jalan raya, namun ada rel kereta api.
Sebelumnya, Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin mengatakan pembangunan LRT terus berjalan di Sumsel. Paling baru adalah penyambungan lintasan LRT ke Ampera dua hari lalu. Orang nomor satu di Sumsel itu sendiri berharap sebelum Asian Games LRT sudah rampung dengan sempurna.
Ditambahkan Alex, bentuk LRT Palembang akan tampil lebih gagah dan modern. Bahkan, kereta ringan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II-Jakabaring itu akan memiliki moncong lebih panjang layaknya pesawat jet.
“LRT itu bakal menggunakan dominan warna biru untuk bagian luar dan interior gerbong. Itu dipilih untuk menambah kesan elegan kereta Buatan PT INKA, Madiun itu,” pungkas Alex.
Sebelum memutuskan warna, desain dan penghilangan motif songket, Alex mengaku telah meminta persetujuan peserta rapat yang dilaksanakan, di Griya Agung Palembang pada 20 Maret 2017 lalu. #adv
Baca:  Miliki Kecocokan, Sumsel-Selandia Baru Dapat Kerja Sama
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Setuju LKPJ 2017 Dan LKPJ AMJ Gubernur Sumsel 2013-2017

Palembang, BP DPRD Provinsi Sumsel menggelar rapat paripurna XVIII tentang laporan rekomendasi DPRD Provinsi Sumsel terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) ...