Home / Olahraga / Gulat Siap Jemput Prestasi di Bumi Ibukota

Gulat Siap Jemput Prestasi di Bumi Ibukota Kejuaraan Nasional Gulat 2017

GULAT: Para pegulat Sumsel saat menjalani latihan rutin di Gedung Sport Science Center (SSC) Jakabaring Sport City (JSC) Palembang menjelang single evet Kejurnas Gulat Senior Jakarta 2017, Kamis (28/9). Foto: BP/SUGIARTO

Memetik prestasi olahraga nasional memang bukan perkara gampang. Bahkan segala sesuatu tanpa prediksi bisa terjadi medan kompetisi. Ya, lebih baik bersimpah keringan di tempat latihan daripada bersimbah ‘darah’ di medan kompetisi. 
Palembang, BP– Tak banyak orang mengira bahwa butuh banyak keringat dan perjuangan seorang atlet mempersembahkan medali emas di Kejuaraan Nasional. Bukan hanya persoalan keringat, waktu dan kelelahan menjadi makanan sehari-hari karena harus berpeluh pada keringat latihan.
Setidaknya ini yang tergambar dari 10 pegulat yang siap menyongsong prestasi di Bumi Ibukota pada single event bergengsi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gulat Senior pada 22 Oktober 2017 mendatang di Jakarta.
Puluhan dari salah satu cabang olahraga beladiri ini pun terus menjalani latihan di Gedung Sport Science Center (SCC), Jakabaring Sport City (JSC), Palembang.
Memetik prestasi olahraga nasional memang bukan perkara gampang. Bahkan segala sesuatu tanpa prediksi bisa terjadi medan kompetisi. Ya, lebih baik bersimpah keringan di tempat latihan daripada bersimbah ‘darah’ di medan kompetisi.
Dibawah asuhan Head Coach Gulat Sumsel Deni Saputra, 10 pegulat tersebut merupakan hasil pemantauan latihan dan seleksi Kejurnas untuk diturunkan di musim ini. Sehingga mereka merupakan pegulat andalan Sumsel.
“Ya, bulan depan kita turunkan 10 pegulat. Dan tiga diantaranya adalah peraih medali perak di PON Jabar tahun lalu,” ujar Head Coach Gulat Sumsel Deni Saputra, Kamis (28/9).
Ketiga atlet peraih medali perak pada PON Jawa Barat 2016 lalu yang kembali memperkuat Sumsel pada Kejurnas senior kali ini adalah Kuanto kelas 98 kg gaya grigo, Ronald Lumban T kelas 97 kg gaya bebas dan Wayan Murdiana kelas 86 kg di gaya grigo.
Sementara ketujuh pegulat lain yang cukup berpotensi adalah Afrian Faturozy kelas 65 kg gaya bebas, Dennis Muhammad kelas 57 kg gaya bebas, Michel 130 kg gaya grego, Prasetyo kelas 86 gaya bebas, Dedi Haryadi kelas 125 kg gaya bebas, Robertp kelas 66 kg gaya grego dan Duta kelas 74 kg gaya bebas.
“Mereka turun dispesialis mereka masing-masing dan sejauh ini memberikan trend positif,”terang Deni.
Disinggung mengenai target, Deni mengaku enggan berbicara banyak. Pasalnya, kekuatan gulat Sumsel saat ini hampir merata, terutama di Pulau Jawa. Beberapa pegulat yang akan turun adalah mayoritas atlet PON Jabar tahun lalu. Sehingga diharapkan ini akan menjadi ajang naik tahta untuk membidik medali yang lebih baik lagi.
“Target kita mempersembahkan yang terbaik saja. Mudah-mudahan dari 10 pegulat yang kita turunkan mampu mengharumkan nama Sumsel,”harapnya.
Deni menambahkan bahwa belakangan ini menyoroti kekuatan Pulau Jawa dan tuan rumah yang mulai memperlihatkan trend positif. Artinya, ini menjadi ancaman bagi skuat Sumsel untuk membuat buruk keadaan. Pasalnya, ini seperti perjuangan berhadapan pada laga PON karena mayoritas skuat gulan Nusantara akan menurunkan atlet gulat alumni PON Jawa Barat 2016 lalu.
“Ada Kaltim, Jabar, Jatim dan juga tuan rumah mereka ada atlet bagus. Kita berharap anak-anak menutup pertandingan dengan hasil terbaik,”harapnya.
Sementara itu dikatakan Kuanto, salah satu atlet yang didelegasikan pada single event bergengsi ini mengaku bahwa sejauh ini belum ada kendala yang cukup signifikan. Sehingga tiga pekan jelang kejuaraan menjadi persiapan kematangan strategi.
“Mungkin sparing yang kurang. Karena jika latihan dengan sparing yang lebih tinggi greatnya maka akan memacu adrenalin,” terang pegulat spesialis 98 kg gaya grigo ini.
Peraih medali perak multievent PON di Kota Kembang tahun lalu ini menambahkan saat ini rutinitas latihan bersama atlet yang setara dan dibawah greatnya. Sehingga jika ini terus menerus akan mengganggu performa peningkatan latihannya. Baik kekuatan mumukul atau pun psikologinya.
“Tapi yang jelas harapanya nanti bisa tampil terbaik. Dan meraih prestasi sesuai harapan kita, harapan masyarakat Sumsel,”pungkasnya. Osugiarto
Baca:  Pertina Sumsel Harus Jeli Cari Atlet Potensial
x

Jangan Lewatkan

Menanti Kejutan Tim Pendatang Baru

Palembang, BP Satu lagi tim pendatang baru akan meramaikan kejuaraan futsal bertajuk Gubernur Sumsel Cup 3 yang digagas Harian Umum ...