Home / Pendidikan / Perkuat Organisasi PGRI Hingga ke Pengcab

Perkuat Organisasi PGRI Hingga ke Pengcab Pengurus PGRI Pengcab Kertapati 

KONFERACAB: Konferensi Cabang PGRI Kertapati lima tahun sekali yang digelar di SDN 204 Palembang, Rabu (27/9). Foto: BP/SUGIARTO

Palembang, BP — Organisasi PGRI sebagai organisasi resmi guru saat ini terus memperkuat barisan dalam memperjuangkan hak guru, meningkatkan kompetensi guru termasuk memberikan kritisi pemerintahan yang berkaitan dengan kebijakan baru tentang guru.

Berangkat dari hal tersebut, seluruh jajaran pengurus PGRI Sumsel terus diperkuat. Termasuk pelantikan kepengurusan PGRI cabang Kertapati melalui Konfercab 2017.

Ketua PGRI Kota Palembang Hasanuddin mengatakan bahwa persoalan klise di berbagai cabang dam ranting keanggotaan PGRI saat ini adalah soal iuran bulanan.

Baca:  PPs UPGRI Palembang Lahirkan 51 Magister Baru

Melalui Kepengurusan Cabang yang baru ini diharapkan mampu mengambil solusi dan langkah baru untuk keanggotaan agar lebih peduli lagi.

“Saat ini kan klasik ya, bahkan di Kota saja hampir 90 persen menunggak sejak Maret 2016,” ujar Hasanuddin disela-sela pemantauan Konferscab di SDN 204 Palembang, Rabu (27/9).

Hasanuddin berharap kepengurusan PGRI Kecamatan yang akan datang diharapkan lebih baik lagi. Baik secara kepengurusan maupun baik secara kepemimpinan dan visi.

Baca:  Pengurus PGRI Palembang Ajak Guru Semakin Kreatif

“Jadi ini kan untuk bagaimana memperjuangkan guru di semua lini bagaimana mengayomi guru, meningkatkan kompetensi guru dan tentang hak guru,” terangnya.

Sementara itu dikatakan Ali Azwar selaku ketua PGRI Cabang Kertapati baru menggantikan Ali Muddin mengatakan permasalahan klasik di level kota hingga kecamatan bisa ditekan sehingga program PGRI bisa terus berjalan.

“Setidaknya jika ada 90 persen yang menunggak, kita berharap segera kita tekan sampai 30 persen secara berkala,”harapnya.

Sebetulnya, iuran tersebut kembali ke pada guru dan peningkatan guru dan nilainya hanya Rp10.000 per bulan. Artinya ini sangat terjangkau bagi para guru. “Kertapati kita ada 15 ranting dam kita akan lakukan langkah strategis untuk perihal permasalahan ini,”terangnya.

Baca:  Pengurus PGRI Palembang Ajak Guru Semakin Kreatif

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 204 Palembang Nuraini sekaligus bendahara Pengcab PGRI Kertapati mengatakan bahwa dengan adanya kepengurusan ini diharapkan semua pemimpin dan pengurus bisa sama-sama memperjuangkan kesejahteraan guru, terutama hak guru. “Artinya ini kan semua bermuara dari dan untuk guru. Artinya, selain memperkuat silaturahin, organisasi PGRI menjadi jembatan untuk menyatukan program, visi dan misi guru,”pungkasnya. #sug

x

Jangan Lewatkan

Mantan Rektor PGRI Nahkodai IKP Disdik Sumsel

Palembang, BP— Setelah melalui musyawarah yang tak begitu rumit, akhirnya Dr Syarwani Ahmad MPd secara resmi menahkodai Ikatan Keluarga Purnabakti ...