Home / Headline / Duo Yudha, Calon Alternatif Pilkada Palembang

Duo Yudha, Calon Alternatif Pilkada Palembang

Tokoh akademisi Yudha Pratomo Mahyudin bersama tokoh politisi Sumatera Selatan (Sumsel) yang juga Bendahara DPD PDIP Sumsel, Yudha Rinaldi alias duo Yudha. (BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP — Tokoh akademisi Yudha Pratomo Mahyudin bersama tokoh politisi Sumatera Selatan (Sumsel) yang juga Bendahara DPD PDIP Sumsel, Yudha Rinaldi alias duo Yudha menyatakan siap maju pada pilkada Palembang 2018 mendatang. Meski banyak bakal calon yang lebih dulu mempersiapkan diri, mereka tetap yakin akan dapat rekomendasi dari partai politik.

Keduanya juga menyebut, sebagai calon alternatif dari wajah-wajah lama yang selama ini menghiasi Pilkada Palembang. Yudha Pratomo sebagai bakal calon walikota, sementara Yudha Rinaldi sebagai bakal calon wakil walikota Palembang.

“Untuk dukungan partai, saya yakin ada dukungan kader langsung, maupun tak langsung. Saya dari PDIP dan Yudha Pratomo Mahyudin yang punya latar belakang dari Demokrat, walau semua tergantung dari partai. Masih banyak partai yang belum beri rekomendasi, dan kami berusaha untuk layak dijual baik di parpol dan maupuh masyarakat,” kata Yudha Rinaldi didampingi Yudha Pratomo Mahyudin, Rabu (27/9).

Baca:  KPU Palembang Buka Pendaftaran PPK dan PPS

Menurut Yudha, pertemuannya dengan Yudha Pratomo Mahyudin hingga bermuara menjadi pasangan, karena mereka punya niat dan tujuan yang sama untuk memperbaiki apa yang masih kurang. Kemudian, mengubah poros baru dari para kandidat kandidat lain.

“Kami berdua ini sebetulnya orang baru yang belum pernah mencalonkan diri. Kami ingin membangun Palembang, dan kami paham betul berdua ini tidak paham betul dengan segala galanya. Tapi, dengan niat yang baik dan bersama alim ulama, serta semua pihak, Insyaallah bisa membangun Palembang,” katanya.

Dia meminta, media menyampaikan kepada masyarakat Palembang bahwa mereka sebagai calon alternatif walaupu diakuinya semakin banyak calon itukan semakin baik.

“Apakah kami berjodoh atau tidak, kita ikhtiar dulu. Kalau partai mendukung, kalau tidak sama sekali tidak masalah,” katanya.
Saat ditanya, apakah akan memilih jalur perorangan jika tak dapat dukungan partai, mantan Anggota DPRD Sumsel itu menjawab, bahwa jalur perorangan bukan pilihan. “Karena saya orang partai. Itu bukan opsi yang kami pilih, kami ingin kontestasi pilkada ini idologis, bukan pragmatis. Kalaupun kami tidak maju ya Alhamdulilah, berarti ada yang lebih baik. Kami bukan hanya berebut nomor satu atau nomor dua, tapi kami sepasang,” katanya.

Baca:  Pilkada Perlu Pengawasan Semua Pihak

Sementara Yudha Pratomo Mahyudin menambahkan, mereka berdua berniat untuk mencalonkan diri dimana sekarang waktunya makin dekat ke pilkada hingga opsi opsi pasangan makin muncul.

“Memang betul kami bedua berniat mencalonkan diri di pilkada Palembang 2018. Sekarang tenggat waktu makin dekat sehingga opsi pasangan makin mengerucut,” katanya.

Yudha Pratomo mengaku, memiliki chemistry dan niatan yang sama dengan sosok Yudha Rinaldi. “Niatan kami tak muluk-muluk. Kami ingin meperbaiki yang kurang. Kami hadir sebagai poros baru diantara kandidat lain. Kami berdua orang baru, belum pernah mencalonkan sebelumnya,” ujar Yudha Pratomo.

Baca:  Panwaslu Palembang Ajukan Usulkan Rp36 Miliar Untuk Pengawasan Pilkada Palembang

Tapi menurutnya, kini masyarakat itu punya pilihan alternatif dari calon calon yang sudah ada. Meski demikian, calon alternatif ini harus punya kapabilitas.

“Saya akademisi pengusaha, organisatoris. Sedangkan Yudha Rinaldi politikus, pernah menjadi Anggota DPRD Sumsel yang punya kapabilitas politik yang mumpuni,” katanya.

Dia mengatakan, saat ini masyarakat menginginkan calon alternatif maju di pilkada Palembang.

“Walaupun alternatif, kandidat harus punya kapabilitas dan elektabilitas. Bukan ujug-ujug muncul. Saya akademisi dan organisatoris telah menyelesaikan pendidikan S3. Kemudian ada kanda Yudha, seorang politisi, pernah duduk di DPRD dan bendahara yang punya kapabilitas dan pengalaman politik yang mumpuni. Kami berdua saling melengkapi. Mudah- mudahan kami bisa berbuat untuk Palembang,” katanya.

Terkait dukungan partai, keduanya mengaku tengah berjuang untuk mendapatkan dukungan partai dan masyarakat Palembang.
“Sekarang memang ada partai yang sudah kasih rekomendasi, SK. Tapi ada yang belum, kami sedang berusaha berjuang agar layak dijual di masyarakat dan di partai,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Sumsel Harus cari Peluang Capai PAD

Palembang, BP Anggota Komisi III DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Syaiful Fadli mendesak agar Pemprov Sumsel bisa mencari peluang-peluang kreatif untuk ...