Home / Sumsel / Musi Banyuasin / Kami Butuh Investor Tapi Tidak Sengsarakan Masyarakat

Kami Butuh Investor Tapi Tidak Sengsarakan Masyarakat

Ketua dan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan mendatangi Pemkab Muba untuk rapat menindaklanjuti Pengaduan Masyarakat Eks Transmigrasi SP4.

Sekayu, BP–Ketua dan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan hari ini, Selasa (26/9/2017) mendatangi Pemkab Musi Banyuasin (Muba) dalam rangka rapat menindaklanjuti pengaduan masyarakat Eks Transmigrasi SP4 Air Tenggulang, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Muba.

Mewakili Bupati Muba, Asisten Bidang Pemerintahan, Protokol dan Kesra Setda Muba H Rusli, S,P MM didampingi Kepala Disnakertrans, Kepala Disbun, Kepala BPN Muba, Kabag Pemerintahan dan Camat Babat Supat menyambut kedatangan Ketua dan anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumsel berjumlah 11 orang, bertempat di Ruang Rapat Serasan Sekate.

Baca:  Dodi Jadi Harapan Warga OKUS

Rusli menyampaikan, Pemkab Muba tidak tinggal diam atas persoalan Masyarakat Eks Transmigrasi SP4 Air Tenggulang, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Babat Supat terkait kepemilikan lahan yang dimiliki oleh PT Hamita. Sudah berapa kali diadakan mediasi berupa rapat sampai dibawa ketingkat BPN Provinsi, karena Pemkab Muba tidak mempunyai wewenang tehadap sertifikat hak atas perusahaan. namun sampai sekarang masih menunggu hasil.

Baca:  Cegah Karhutlah, Bupati Dodi Buat Tiga Komik Inspiratif

“Pada prinsipnya kami pemkab Muba akan memperhatikan rakyatnya, kami memang butuh investor tapi juga kami tidak mau perusahaan menyengsarakan masyarakat kami, maka dari itu mari kita bersama-sama mencarikan solusi terbaik bagi kedua belah pihak, akhir tahun ini kami bertekad menyelesaikan masalah ini, yakinlah kami tidak berpihak ke tempat yang salah, “tukasnya.

Ketua rombongan, M A Gantada sekaligus ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumsel menyampaikan tujuan kedatangan mereka ke Pemkab Muba yaitu menyelesaikan persoalan pengaduan masyarakat Eks Transmigrasi SP4 Air Tenggulang Desa Sumber Jaya Kecamatan Babat Supat.

Baca:  Mari Budayakan Pakai Produk Lokal

“Kami sebagai wakil rakyat inginkan persoalan ini segera diselesaikan, apa yang menjadi hambatan kami siap memfasilitasi,  karena sudah selama 17 tahun kepemilikan lahan dikelola oleh perusahaan.maka ada tali asih dari perusahaan bagi masyarakat terkait,  ada kepastian bagi masyarakat untuk menyambung hidup mereka, solusi terbaik, jika perusahaan tidak mau memberikan lahan tersebut kepada masyarakat tentunya kejalur hukum yang akan ditempuh, namun alangkah baiknya tinjau dari kemanusiaan,” ujarnya.#arf

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Tak Perlu ke Luar Negeri, Kini RSUD Sekayu Miliki Kemoterapi Center

Sekayu, BP–Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu terus berbenah dan melengkapi fasilitas sarana prasarana. Setelah beberapa waktu lalu RSUD Sekayu ...