Home / Headline / DPRD Sumsel Pertanyakan Kelanjutan Pembangunan Jembatan Payo Putat

DPRD Sumsel Pertanyakan Kelanjutan Pembangunan Jembatan Payo Putat

H Rizal Kenedi

Palembang, BP

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Dapil VI (Prabumulih, Muaraenim dan Pali) H Rizal Kenedi mempertanyakan, kelanjutan Jembatan Payo Putat yang menghubungan kota Prabumulih , Muaraenim dan Kabupaten Pali yang kini pengerjaannya sudah di kerjakan dengan anggaran Rp46, 5 Miliar tahun 2016.
“Tapi sampai tahun ini jembatan tersebut belum bisa dilalui karena jalan yang masuk di kota Prabumulih belum ada penyelesaian ganti rugi dan pembangunannya , kami harapkan agar tahun ini dapat diselesaikan , karena masyarakat Pali khususnya banyak yang bertanya-tanya,” kata politisi PPP ini, Selasa (26/9).
Sebelumnya, setelah menghabiskan dana puluhan milyar, jembatan Air Payo Putat yang menghubungkan Desa Muara Sungai kabupaten PALI dengan Kelurahan Payu Putat, Prabumulih saat ini tampak terbengkala.
Hal tersebut disebabkan bangunan yang berasal dari APBD Provinsi Sumsel itu telah diportal atau ditutup oknum warga setempat.
Selain itu, masalah pembebasan lahan masyarakat Kelurahan Payu Putat juga jadi penyebab utama terbengkalainya jembatan yang membelah Sungai Lematang itu.
Pantauan di lapangan, di ujung jembatan arah ke Kelurahan Payu Putat tampak ada kayu dan papan serta kawat berduri yang di pasang untuk menutupi agar orang tidak bisa melintasi. Bahkan, diletakkan juga tumpukan pasir agar mempersulit warga yang melintas dengan menggunakan roda dua
Selain itu menurut Rizal pihaknya juga mempertanyakan, juga pembangunan jalan antara Simpang Belimbing dan perbatasan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dimana masih ada beberapa titik jalan yang masih sangat parah terutama di Desa Gunung Raja dan Desa Gunung Menang dimana lobang jalannya besar-besar.
“Tetapi didaerah yang lain yang jalannya bagus malah diperbaiki , yang rusak di perbaiki untuk ini menjadi perhatian ,” katanya.
Selain untuk angkutan batubara dia berharap, agar jangan lagi melewati jalan umum karena membuat macet di Jalan Prabumulih dan Palembang.
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin usai rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin (25/9) mengatakan, untuk Jembatan Payo Putat ini pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak PU Bina Marga.
“ Kalau tidak salah , ada yang tidak mau dibebaskan, itu masalahnya,” katanya.#osk

Baca:  DPRD Sumsel Soroti Tempat Wisata Di Kota Palembang

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Setuju LKPJ 2017 Dan LKPJ AMJ Gubernur Sumsel 2013-2017

Palembang, BP DPRD Provinsi Sumsel menggelar rapat paripurna XVIII tentang laporan rekomendasi DPRD Provinsi Sumsel terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) ...