Home / Headline / Tepergok Bobol Rumah, Nyaris Tewas Diamuk Massa

Tepergok Bobol Rumah, Nyaris Tewas Diamuk Massa

Fajudin Effendi, pelaku bobol rumah kosong, diamankan aparat dari amukan massa.

Palembang, BP–Residivis kasus yang sama ini tertangkap warga Komplek PU, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning Palembang saat membongkar rumah Frans Kelly Edwar (61), Sabtu (23/9).

Melihat aksi pelaku, warga yang geram langsung mengepung dan menghakimi warga Jalan Pete, Perum Griya Darma Indah C, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju hingga tak terkapar. Sedangkan rekannya, Adi (DPO) kabur menggunakan sepeda motor Yamaha Mio warna putih merah.

Aksi tersebut berawal saat pelaku mengetahui rumah korban dalam keadaan kosong, lalu bermodalkan obeng, pelaku merusak gembok dan mencongkel jendela kamar. Sementara Adi menunggu di motor.

Setelah jendela kamar terbuka, Fajudin masuk dan mengambil barang berharga milik korban, namun sial nya aksi itu diketahui salah satu, karena curiga melihat jendela kamar tidur rumah korban dalam keadaan tersebut.

Baca:  Residivis Pembobol Rumah Dikepung Saat Tidur

Setelah diintai, didapati pelaku keluar dari rumah dengan membawa barang berharga milik anak korban dan warga yang mengetahui aksi tersangka langsung melakukan pengejaran sambil berteriak.

Sehingga warga yang mendengar teriakan tersebut langsung ikut mengejar dan akhirnya pelaku dapat diringkus. Bahkan warga yang sudah geram akan aksi bongkar rumah di wilayah mereka sempat membacok tersangka.

Akibatnya, tersangka mengalami enam luka bacokan, diantaranya dua di punggung, satu bacokan di pinggang kanan, satu di lengan kiri dan dua luka bacok di pipi kiri.

Baca:  Bobol Rumah di Samping Polresta, Residivis Ditembak

Hingga akhirnya aksi main hakim warga dapat dihentikan oleh anggota Polsek Kemuning yang sedang melakukan patroli dan korban dapat dievakuasi petugas dari kerumunan massa.

Lalu, pelaku yang sudah tak berdaya dengan sejumlah luka tersebut dilarikan ke RS Dr Mohammad Hoesin Palembang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Korban Frans mengaku tidak menyangka jika rumah yang ditinggal dalam kondisi terkunci menjadi sasaran pencuri. Saat itu dihubungi warga bahwa telah terjadi pencurian di rumahnya.

“Di perjalanan menuju RS Charitas untuk membesuk orang tua, dapat telpon, katanya pintu terbuka, pelaku masuk dari jendela kamar anak kami,” tuturnya.

Dirinya mengaku komplek tempat tinggal mereka kerap terjadi pencurian dan di rumahnya, sepanjang tahun ini sudah tiga kali terjadi pembobolan serta diperkirakan pelaku adalah orang yang sama.

Baca:  Bobol Rumah Tetangga yang Ketiga, Husin Lanjut ke Polres

“Yang pertama pelaku masuk dari pintu utama. Barang kami habis dibawa. Lalu seminggu usai Idul Adha pelaku tidak bisa masuk dan ini yang ke tiga,” jelasnya.

Serta dalam penangkapan ini, bersama tersangka juga diamankan barang bukti berupa empat buah jam tangan, satu unit ponsel, uang recehan Rp126.450 dan uang 175 Ringgit Malaysia.

Kapolsek Kemuning AKP Robert P Sihombing membenarkan jika tersangka yang diamankan merupakan pemain lama, mengingat tersangka pernah ditahan dalam kasus yang sama.

“Tersangka ditangkap warga dan satu tersangka lagi berhasil lari serta masih dalam pengejaran. Tersangka merupakan residivis kasus yang sama dan ditangkap Polsek SU 1,” papar Robert. #idz

 

x

Jangan Lewatkan

Polda Sumsel Segera Geledah Kantor Abu Tours

Palembang, BP–Setelah surat izin penggeledahan Kantor Abu Tours & Travel Palembang yang diajukan Polda Sumsel disetujui Pengadilan Negeri Palembang, penggeledahan ...