Home / Headline / Momentum Kebangkitan

Momentum Kebangkitan Madura United vs SFC

Palembang, BP — Sriwijaya FC akan melakoni laga big match pekan ke-25 Go-jek Traveloka Liga 1 dengan menghadapi Madura United di Stadion Bangkalan, Bangkalan Madura, Jumat (22/9).

Inilah kesempatan bagi kubu Laskar Wong Kito bangkit dari rentetan hasil minor, tiga laga terakhir berujung kekalahan. Pasalnya tim tuan rumah tengah pincang. Tiga pemain pilar mereka tak bisa diturunkan karena akumulasi kartu kuning dan kartu merah. Mereka adalah bek Guntur Ariyadi, Munhar, dan striker Thiago Furtuoso. Guntur tidak bisa bermain karena ia menerima kartu merah langsung pada pertandingan sebelumnya lawan PS TNI.

Sedangkan Munhar dan Thiago sama-sama tidak bisa bermain lantaran harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Itu artinya, tim berjuluk Sape Kerap kehilangan predatornya di lini depan. Memang masih ada Greg Nwokolo. Toh, absennya tiga pilar ini cukup menguntungkan SFC. Apalagi, pemain asing lawan, Peter Odemwingie juga masih cedera.

“Kita tahu Madura United ada pemain yang absen. Itu kabar baik. Tapi mereka tim kuat dengan materi pemain bagus di segala lini. Madura United punya kedalaman skuad yang sangat baik,” kata Pelatih SFC Hartono Ruslan, Kamis (21/9).

Sape Kerap memang kehilangan tiga pilarnya. Namun stok pemain di bench masih mencukupi dan sepadan untuk menggantikan mereka. Masih ada Greg Dwokolo, Bayu Gatra, Saldi, dan Engelbert Sani, yang punya naluri mencetak gol tinggi.

Dengan materi pemain seperti itu, Hartono memperkirakan tuan rumah bakal memperagakan permainan cepat. Utamanya lewat serangan balik. Ini jelas jadi ancaman serius bagi pertahanan SFC.

Untuk mengantisipasi itu, ia menginstruksikan barisan belakangnya agar bermain disiplin. Mereka harus melakukan man to man marking.
Marco Sandy, Yanto Basna, Fakdawer, Gilang atau bahkan pemain lain, harus fokus di posnya masing-masing. Keempat pilar pertahanan SFC juga dilarang keras berdiri sejajar. Hartono meminta ada satu bek yang berada di belakang dari ketiga rekannya, sebagai antisipasi jika ada pemain lawan yang lolos dari kawalan.

“Saya ingatkan, jangan sampai lengah sedikit pun, karena lawan punya pemain sangat cepat di depan,” ungkapnya.

Pelatih Madura United, Gomes de Olivera menegaskan, Madura United bukan tim yang menggantungkan diri pada kemampuan satu atau dua pemain saja. MU adalah tim yang mengedepankan kolektivitas.

Sebagai pengganti Munhar, Madura United masih memiliki duo bek tengah Fachruddin Aryanto dan Fabiano Beltrame. Untuk pengganti Thiago, Gomes bisa memasang Peter Odemwingie, dengan catatan ia sudah sembuh dari cedera. Selain itu, MU juga bisa memaksimalkan peran striker naturalisasi Greg Nwokolo.

“Energi positif yang ada harus terus dipertahankan meski selalu menjalani pertandingan dengan kehilangan pemain,” ujar Gomes.
Oleh sebab itulah, dia menegaskan performa tim tidak akan menurun. Sejak menit awal serangan akan dilancarkan untuk mendapatkan gol.
“Tapi kita juga harus waspada. SFC punya pemain bagus di depan. Namun, kita punya pemain yang sudah siap untuk itu,” tegasnya. # zal

x

Jangan Lewatkan

Nopran Klaim SK Gerindra dan PKS Segera Keluar

Palembang, BP Bakal calon Bupati lahat, Nopran Marjani mengklaim bahwa surat keputusan (SK) dua partai PKS dan Gerindra akan segera ...