Home / Headline / DPRD Palembang Minta Pemkot Tertibkan Bangunan Tanpa IMB

DPRD Palembang Minta Pemkot Tertibkan Bangunan Tanpa IMB

Chandra Darmawan

Palembang, BP
Ketua Komisi II, DPRD Palembang, Chandra Darmawan menegaskan, kalau bangunan jika ada perubahan bentuk maka wajib mengurus revisi IMB. Sesuai Perda Nomor 1 Tahun 2017 tentang bangunan gedung.

“Terkait SP 2 yang dikeluarkan Kelurahan Duku, mengenai persoalan renovasi bangunan Delta Spa yang membuat warga sekitar tak nyaman dan tidak memiliki izin revisi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), menurutnya hal wajar. Apabila sudah sampai SP 3, pihak Kecamatan harus mengambil tindakan tegas, sesuai aturan yang berlaku dengan melakukan penertiban bangunan tanpa IMB tersebut,”katanya, Jumat (22/9).

Apabila tetap membandel, sambung Chandra, Pemkot Palembang bisa mencabut izinnya, dan jika terbukti melakukan pelanggaran, pihak Kecamatan bisa meminta kepada dinas Tata Kota dan Satpol PP Palembang untuk membongkar bangunan tersebut.

“Apabila regulasinya tidak sesuai, harus dibongkar. Karena tidak ada izin atau bangunan liar,” katanya.
Sementara itu, persoalan renovasi bangunan Delta Spa yang membuat warga sekitar tak nyaman dan tidak memiliki izin revisi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), kembali mendapat surat peringatan (SP) ke 2 dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui, Kelurahan Duku, Kecamatan Ilir Timur (IT) III.
SP 2 yang dikeluarkan, Kelurahan Duku tertanggal 22 September 2017 yang ditandatangani oleh Lurah Duku, Rostati, ditujukan pada pemilik bangunan Ruko Blok B Nomor 10,11, 23 dan 24, Komplek Taman Harapan, RT 14, RW O4, Kelurahan Duku, Jalan Dr M Isa/Letda A Rozak berbunyi : untuk segera mengurus izin renovasi bangunan saudara.

Diketahui, bangunan tersebut sebelumnya berdiri 3 lantai, dan saat ini dijadikan empat lantai yang diperuntukan untuk tempat spa dengan nama Delta Spa. Namun, sampai saat ini tidak ada izin revisi.

Ketua RT 14, Hardi mengatakan, pihaknya sangat mendukung adanya berbagai pembangunan di Ibu Kota Sumatera Selatan(Sumsel) ini, tapi ia berharap, pengembang dapat mengikuti semua aturan yang berlaku. Karena, sampai saat ini, ia tidak pernah menandatangani surat untuk dilakukan revisi IMB bangunan tersebut.

“Kami sudah ada pertemuan dengan pengembang. Mereka menyuruh saya tandatangani izin, sementara warga belun tandatangan, tentu saya tidak lakukan, karena proses izinnya harus dari tetangga dulu, baru ketua RT,” katanya, Jumat (22/9).

Ditegaskannya, ia siap untuk menandatangani izin revisi IMB Delta Spa, jika warga sekitar tandatangan. Menurutnya, tidak ada niat sedikitpun untuk menghalang-halangi proses perizinan, yang terpenting keluhan warga selama ini dapat ditampung.

“Saya harap bisa duduk bersama, antara pengembang warga dan saya. Kalau warga sudah tandatangan, saya pasti ikut tandatangan,”ujarnya.

Ditambahkannya, sebelumnya, warga sudah pernah melapor ke dinas terkait. Tapi, kenyataannya pembangunan tetap berjalan. Bahkan, ia pernah meminta pengembang untuk menghentikan sementara proses pembangunan. Tapi, tidak digubris.

“Harapan kami pengembang taati aturan yg berlaku sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Palembang yang berlaku,”katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Jasad Nata Tersangkut di Eceng Gondok

Palembang, BP–Warga pinggiran Sungai Komering di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin mendadak heboh setelah menemukan mayat laki-laki tersangkut ...