Home / Headline / Sopir Angkot Tebas Polisi, Imbas Taksi Online Ambil Penumpang

Sopir Angkot Tebas Polisi, Imbas Taksi Online Ambil Penumpang

Palembang, BP–Briptu Robertus Roy Romadhona, anggota Satuan Sabhara Polres OKU Selatan menjadi korban penganiayaan dua orang sopir angkot di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Jalan Palembang Darussalam sekitar pukul 11.00.

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera), Jalan Palembang Darussalam, Kamis (21/9). Anggota Satuan Sabhara Polres OKU Selatan itu harus mendapat perawatan di RS Bhayangkara Palembang.

Ia mengalami luka robek di bagian kepala atas dan tangan kanannya luka lecet akibat pukulan besi yang dilakukan dua orang pria diduga sopir angkot jurusan Tangga Buntung-Ampera.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian Briptu Robertus Roy Romadhona bersama adiknya, Theresia Sella (21), dan kedua orangtuanya, tengah berkendara di dalam taksi online bersama sopir yang belum diketahui identitasnya baru pulang dari mengukur baju untuk pernikahan.

Namun di perjalanan, Theresia hendak muntah di dalam mobil. Melihat itu, sopir taksi online kemudian menepikan mobilnya di lokasi kejadian.

Namun saat hendak menepi, mobil yang ditumpangi Robertus menyenggol mobil angkot jurusan Tangga Buntung-Ampera nomor lambung 111.

Tahu bersenggolan, sopir angkot kemudian turun dan menggedor kaca mobil yang ditumpangi Robertus. Robertus pun turun hendak menjelaskan keadaan, namun tanpa basa-basi sopir angkot tersebut langsung memukuli korban.

Robertus pun tak tinggal diam dan membela diri dengan cara memukul balik sopir angkot. Kewalahan, Sopir angkot kemudian memanggil rekan sesama sopir angkot yang disinyalir merupakan angkot jurusan Pakjo-Ampera, yang kebetulan ada di sekitar lokasi kejadian.

Sopir angkot yang datang belakangan tersebut, membawa batang besi panjang dan memukulkannya ke Robertus. Korban terus melawan namun kewalahan melawan dua orang hingga terjatuh penuh luka. Theresia pun sempat hendak melerai namun ikut terpukul besi pelaku di tangannya.

Melihat korban telah terjatuh, kedua pelaku langsung melarikan diri menggunakan mobil angkot masing-masing.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Handoko membenarkan bahwa korban telah melapor ke Polsek atas kejadian tersebut dengan nomor LP/ 1214 – B/IX / 2017 / sumsel/ Resta / Sekta IB-I.

“Benar korban merupakan anggota Polres OKU Selatan di Satuan Sabhara. Untuk pelaku masih lidik dan kami kejar,” ujarnya.

Handoko mengatakan, dalam perkelahian tersebut, korban yang saat itu mengenakan kaus berwarna hijau mengalami luka robek di bagian kepala atas dan tangan kanannya pun luka lecet akibat pukulan besi dari pelaku.

Sementara Theresia mengalami luka robek di jari tangan sebelah kanan sedangkan. Saat kejadian, korban yang terluka tersebut dilarikan ke RS Bhayangkara Palembang untuk diberikan pertolongan medis.

“Korban sempat dirawat di RS Bhayangkaya Palembang namun setelah selesai dilakukan penanganan medis, korban meminta pada pihak rumah sakit untuk melakukan perawatan di rumah saja,” jelasnya.#idz

 

x

Jangan Lewatkan

SHI Dan Spora Institute Nilai Terjadi Pembelokan Agenda Reforma Agraria

Palembang, BP Sarekat Hijau Indonesia (SHI) dan Spora Institute beranggapan telah terjadi upaya pembelokan agenda reforma agraria dalam kendali Kemenko ...