Home / Headline / Perkelahian Maut, Satu Tewas Satu Luka Berat

Perkelahian Maut, Satu Tewas Satu Luka Berat Rebutan Minuman Bir

Leonardo, pelajar SMK YPS Prabumulih, yang tewas dalam perjalanan menuju Puskesmas Gelumbang akibat luka tusuk di dada dan leher.

Muaraenim, BPAcara hiburan orgen tunggal yang diadakan salah seorang warga Desa Pinang Bajar, Kecamatan Gelumbang, Muaraenim, Kamis (21/9) sekitar pukul 01.30 dinihari, mendadak heboh. Itu terjadi setelah tiga orang pemuda terlibat perkelahian maut gara gara rebutan minuman bir.

                  

Dalam perkelahian itu, satu orang tewas dan satu orang lagi mengalami luka berat. Korban tewas diketahui bernama Leonardo (18), pelajar SMK YPS Prabumulih, warga Kota Prabumulih. Korban mengalami luka tusuk pisau di bagian dada sebelah kiri, luka tusuk di leher atas sebelah kiri, dan luka tusuk di pergelangan tangan kiri. Korban tewas dalam perjalanan menuju Puskesmas Gelumbang.

                 

 Sedangkan temannya bernama Randu Sanjaya (18), warga Gunung Ibul, Kota Prabumulih mengalami luka berat mendapatkan perawatan di Puskesmas Gelumbang. Korban mengalami luka tusuk menggunakan pisau di punggung sebelah kanan.

               

Sementara tersangka, Gustian Amanda (19), warga Kota Prabumulih, tidak mengalami luka sama sekali. Tersangka telah berhasil diamankan petugas Reskrim Polsek Gelumbang. Kini  tersangka berikut barang buktinya sebilah pisau sangkur beserta sarungnya dan celana tersangka yang masih ada bercak darah telah diamankan di Mapolsek Gelumbang untuk menjalani proses hukum.

               

Informasi yang diperoleh menyebutkan, kejadian itu bermula dari, kedua korban dari Kota Prabumulih datang ke Desa Pinang Banjar, Kecamatan Gelumbang hendak menonton hiburan orgen tunggal. Ketika berada di dalam tenda tempat hiburan itu, kedua korban terlibat keributan mulut dengan tersangka.

                

Keributan itu dipicu rebutan minuman bir yang dibeli menggunakan uang hasil kumpulan yang mereka lakukan bersama teman-teman yang lain. Keributan mulut tersebut hingga ketiganya terlibat perkelahian yang membuat kedua korban mengalami luka tusuk  pisau sangkur yang diduga dilakukan tersangka.

               

Petugas Reskrim Polsek Gelumbang mendapatkan informasi kejadian tersebut. Lalu petugas mengecek korban yang berada di Puskesmas Gelumbang. Pada saat itu pelaku  ikut membawa korban ke Puskesmas Gelumbang. Bahkan Pelaku saat ditanya petugas ketika berada di Puskesmas, mencoba membuat alibi bahwa pelakunya adalah orang Kecamatan Pedamaran, OKI dan dia mengetahui pelakunya.

             

Namun petugas tidak langsung memercayainya, karena sebelumnya petugas telah mendapatkan keterangan dari saksi saksi bahwa pelakulah yang menusuk korban. Lantas petugas langsung mengamankan pelaku yang tengah berada di Puskesmas tersebut dengan membawanya ke Polsek Gelumbang. Ketika dilakukan introgasi, pelaku mengakui, bahwa dia yang melakukan penusukan tersebut kepada korban.

         

Kapolres Muaraenim, AKBP Leo Andi Gunawan, Sik melalui Kapolsek Gelumbang AKP Indrowono dan Kasubag Humasnya, AKP Arsyad, ketika dikonfirmasi, Kamis (21/9), membenarkan kejadian itu. “Pelaku bersama barang buktinya telah diamankan. Dalam kasus ini pelaku dijerat pasal 351 ayat 3 KUHP,” jelasnya.#nur

Baca:  Salah Paham, Ganda Tusuk Ayub Empat Lobang
x

Jangan Lewatkan

Pembunuh Darman Diringkus

Palembang, BP–Setelah satu tahun buron karena melakukan pembunuhan terhadap Darmansyah (21) di Kafe Golden Star, Kampung Baru, Sukarame, Nick Hendrik ...