Home / Headline / Nobar Film G 30 S PKI di Kodam II Sriwijaya

Nobar Film G 30 S PKI di Kodam II Sriwijaya

BP/DUDY OSKANDAR
Jajaran Kodam II/Sriwijaya menggelar nonton bareng film Pengkhianatan G 30 September Partai Komunis Indonesia atau disingkat G 30 S/PKI di aula Sudirman, Makodam II Sriwijaya, Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, Rabu (20/9).

Palembang, BP–Jajaran Kodam II/Sriwijaya menggelar nonton bareng film Pengkhianatan G 30 September Partai Komunis Indonesia atau disingkat G 30 S/PKI.
Nonton Bareng ini digelar di aula Sudirman, Makodam II Sriwijaya, Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, yang diikuti oleh para prajurit serta petinggi TNI yang ada di Kodam II Sriwjaya., Rabu (20/9). Film G 30 S PKI yang harusnya ditonton selama 3 jam 20 menit ternyata hanya 1 jam 04 menit di mana materi filmnya didistribusikan Dispenad.
Sebelumnya sejak tahun 1998 atau masuk era reformasi, Film G 30 S PKI tidak lagi ditayangkan dan baru tahun ini kembali ditayangkan.
Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Imanulhak usai ikut nonton bareng di Makodam II/ Sriwijaya, Rabu (20/9), mengatakan, pemutaran film G 30 S/PKI adalah untuk mengingatkan kepada seluruh para prajurit TNI serta anak bangsa dan generasi muda, jangan sampai peristiwa yang sama terulang kembali karena sangat menyakitkan.
Menurut Imanulhak, pemutaran film G 30 S/PKI dalam rangka pencerahan serta menyebarluaskan mengenai fakta-fakta nilai sejarah bagi seluruh anak bangsa, khususnya untuk kalangan di TNI.
“Ini semata kita laksanakan bersama lebih kepada untuk pemahaman mengenai sejarah yang perna ada betapa kejamnya peristiwa yang terjadi saat itu, sehingga ini yang perlu diwaspadai,” katanya.
Lebih lanjut ia menyatakan bahwa tujuan pemutaran film G 30 S/PKI untuk memberikan gambaran jangan sampai peristiwa yang pahit dan hitam tersebut terjadi lagi pada masa mendatang.
Selain itu, yang tak kalah penting lainnya adalah untuk mengingatkan kepada generasi muda dan prajurit-prajurit TNI agar tidak melupakan sejarah kelam itu.
“Karena paham komunis sampai saat ini , masih ada jadi kita harus waspada , jangan sampai lengah, jangan sampai kejadian 1965 terulang kembali, “ katanya.
Dan di rencanakan untuk di kota Palembang nobar G 30 S PKI bersama masyarakat umum dilaksanakan di Benteng Kuto Besak (BKB) oleh Kodim 0418 Palembang, 23 September malam.
Sebelumnya film ini diproduksi oleh PPFN, Pengkhianatan G30S/PKI menjadi film komersial pertama yang berani bercerita soal peristiwa 1965. Di tahun rilisnya, film itu dinominasikan memeroleh tujuh penghargaan di Festival Film Indonesia dan membawa pulang satu piala.
Piala Citra kali itu untuk Arifin C. Noer yang diganjar Skenario Terbaik.
Setahun setelahnya, pada 1985 film itu masih mendapat penghargaan di FFI, kategori Film Unggulan Terlaris 1984-1985. Hadiah yang dibawa pulang adalah Piala Antemas.
Bukan hanya laris di bioskop, film itu dahulu juga ditayangkan di televisi selama bertahun-tahun setiap 30 September. Para pelajar pun wajib menonton film itu. Baru pada 1998 setelah Soeharto turun, Menteri Penerangan memutuskan film itu tak lagi ditayangkan.#osk

Baca:  Kisah Sukses Harnojoyo Bakal Difilmkan

 

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Gubernur Sumsel Klaim Tak Ada Lagi Angkutan Batubara Jalur Muaraenim-Palembang

Palembang, BP Terkait dengan angkutan batubara yang masih beroperasi di jalan Kabupaten Muara Enim menuju Kota Prabumulih dan Kota Prabumulih ...