Home / Headline / Diusulkan ASN Palembang Tinggalkan Kendaraan Pribadi, Naik LRT

Diusulkan ASN Palembang Tinggalkan Kendaraan Pribadi, Naik LRT

 
Palembang, BP–Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan berencana akan mengusulkan ke Pemerintah Provinsi Sumsel agar melakukan intervensi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menggunakan Light Rail Transit (LRT) mengingat ASN di lingkungan Pemprov Sumsel lumayan banyak.
Kepala Bidang Perkeretapian Dishub Provinsi Sumsel Afrian Jhon mengatakan, sayang rasanya jika LRT yang dibangun dengan dana triliunan, sementara penumpangnya sedikit. Apalagi jika masyarakat tidak memanfaatkan ini dan masih mengendarai kendaraan pribadi sehingga kemacetan sama sekali tidak berkurang.
“Ini baru akan kita usulkan, sepertinya kondisi keuangan di Sumsel akan kembali stabil pada 2019 sehingga mungkin ASN bisa diberikan bantuan transport untuk naik LRT,” ujar Afrian, Minggu (17/9).
Dicontohkan Afrian, misalnya Rp200 ribu per bulan diberikan ke 8.000 karyawan, namun dalam hal ini bukan diberikan berupa uang melainkan card (kartu). Jadi ASN akan berpikir sayang jika ini tidak digunakan, jadi mereka beralih ke LRT. Selain itu, masyarakat juga diharap beralih ke LRT dan ‘meninggalkan’ kendaraan pribadinya.
“Meskipun mereka (ASN-red) tidak menggunakannya dan diberikan kepada saudaranya, setidaknya itu masih digunakan dan mengurangi satu pengendara,” tambah dia.
Dijelaskan Afrian, pada Februari 2018 mendatang 2 train set sepur dipucuk yang biasa disebut Gubernur Sumsel H Alex Noerdin akan tiba di Palembang dan akan secara bertahap datang hingga Juni 2018. Ada delapan train set yang akan beroperasi di kota pempek ini.
“LRT Februari sudah mulai uji coba dan Juni mulai operasional. Jadi sekarang ini bukan tentang pembangunannya karena pasti akan selesai, tapi bagaimana menjadi pemikiran kita pasca Asian Games 2018 mendatang serta pengoperasiannya kedepan,” kata Afrian.
Oleh sebab itu, lanjut dia, ada beberapa diskusi dan masukan yang telah dilakukan bahwa konsep kedepan direncanakan ada tiga hal yang harus dilakukan agar LRT ini beroperasi dengan maksimal, serta mengurangi kemacetan di Palembang.
Ia juga mengungkapkan, yang pertama adalah rekayasa moda angkutan di Palembang yang terintegrasi dengan 13 stasiun yang ada di sepanjang LRT 23 km tersebut. Selain itu, bagaimana nantinya dapat terintegrasi dengan kereta Kertapati-Indralaya (Kertalaya) yang bisa digunakan oleh para mahasiswa.
Dihimbau juga kepada dunia usaha agar semuanya memanfaatkan LRT di Kota Palembang. Selain itu di bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang yang penumpangnya jutaan bisa memanfaatkan LRT ini.
“Ini suatu potensi, penumpang bandara bisa langsung naik LRT karena di sana juga akan ada sky bridge yang terkoneksi dengan stasiunnya, sehingga sangat mudah bagi penumpang,” pungkasnya. #rio
Baca:  Baru Selesaikan 231 Tiang Pondasi Rel LRT
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

100 Ranjang Kelas III RSUD Siti Fatimah Dalam Proses Kerjasama Dengan BPJS

Palembang, BP Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel)  berkunjung kerumah sakit milik Pemprov Sumsel RSUD Siti Fatimah pekan lalu di ...