Home / Headline / Sumsel Peringkat 4 Nasional OTT Kasus Pungli

Sumsel Peringkat 4 Nasional OTT Kasus Pungli

Tim Saber Pungli saat OTT pejabat BPN Palembang.

Palembang, BP–Dari hasil rekapitulasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan tersangka Pungutan Liar (Pungli) per 12 September 2017, khusus wilayah Sumatera, Provinsi Sumatera Selatan menempati urutan kedua dengan OTT 57 kasus dengan tersangka 99 orang dari 10 provinsi. Sementara, urutan pertama ditempati Provinsi Sumatera Utara dengan OTT 133 kasus dengan tersangka 212 orang. Untuk urutan nasional, Provinsi Sumatera Selatan menempati urutan ke 4.
“Jadi OTT ini adalah upaya pencegahan terakhir, tidak bisa diingatkan lagi, ya sudah minta maaf kita akan lakukan OTT. Sudah banyak sekali laporan yang masuk, kalau sudah dilaporkan itu lagi, itu lagi kita akan lakukan OTT,” ujar Ketua Kelompok Kerja Pencegahan Satgas Saber Pungli Dr Asep Kurnia usai pembukaan Sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) 87 tahun 2016, di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (14/9).
Masih dikatakannya, jika nanti menemukan adanya Pungli bisa laporkan segera ke Satgas Saber Pungli segera. Saat ini banyak laporan yang masuk dari masyarakat terkait dengan adanya transaksi Pungli di daerah sekitar melalui call center 193 dan sms center 1193.
“Sejauh ini banyak aduan dari masyarakat terkait dengan adanya Pungli ini, ini memang kita harapkan dari masyarakat untuk bekerjasama dengan Satgas Saber Pungli,” kata Asep.
Dilanjutkannya, adanya laporan tersebut memang tidak langsung dilakukan OTT yang dilakukan oleh Satgas Saber Pungli, melainkan melalui teknis dan prosedur sebelum melakukan OTT. Ditubuh Satgas Saber Pungli ada yang namanya intelegen yang akan melalukan verifikasi terlebih dulu.
“Misal ada laporan masuk, tidak serta merta langsung OTT, kita lakukan verifikasi karena bisa saja kan ada orang itu tidak suka, jadi benar- benar kita pilih jangan sampai menimbulkan fitnah. Oleh sebab itu ada intelegen, setelah yakin bahwa ini pungli, baru akan OTT,” jelasnya.
Ditambahkan dia, yang paling banyak dilaporkan ke call center, yakni pertanahan, terkait dengan masalah pendidikan terkait dengan kepolisian, Menhukam dan lain sebagainya. Provinsi Jawa Barat yang paling banyak laporan yang masuk ke Satgas Saber Pungli.
Dalam pelaksanaannya, sambung dia, Satgas Saber Pungli berfungsi sebagai pencegahan, pemberantasan dan lain sebagainya. Untuk mengoperasionalkan pemberantasan Pungli ini tentu memerlukan koordinasi yang baik antara Pemerintah Daerah dengan kepolisian, baik Polda maupun Polres.#rio
Baca:  Komisi V DPRD Sumsel Kunjungi Disdik Jabar
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Berebut Penumpang, Sopir Bus Kota Dihabisi Rekan Seprofesi

Palembang, BP–Diduga persoalan berebut penumpang, Febri (42) sopir bus kota jurusan Kertapati-KM 12 tewas dikeroyok sesama sopir di depan Hotel ...