Home / Headline / Sriwijaya FC Hadapi PSM, Bangkit atau Kian Terpuruk

Sriwijaya FC Hadapi PSM, Bangkit atau Kian Terpuruk

 

 

Palembang, BP–Sriwijaya FC tidak diunggulkan memenangi pertandingan saat menjamu PSM Makassar dalam lanjutan Go-jek Traveloka Liga 1, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (17/9).

Hal ini lantaran performa Laskar Wong Kito yang terus menurun. Apalagi, lawan kali ini adalah tim yang tak pernah terkalahkan sedari awal putaran kedua.

PSM Makassar berhasil mencukur PS TNI 4-1, menahan imbang di kandang Arema 3-3, menekuk Perserui di kandang sendiri 2-0, menahan imbang di laga away melawan Persija 2-2, dan mengalahkan Mitra Kukar dan Persela dengan skor tipis 1-0. Juku Eja saat ini bertengger di urutan ketiga dengan 42 poin, bersaing ketat dengan Bhayangkara FC dan Bali United.

Namun begitu, laga kandang ini wajib dimaksimalkan kubu SFC. Yu Hyun Koo dan kawan-kawan bertekad bangkit.

Baca:  2 Tahun lagi, 75% Pemain Sriwijaya Putera Asli Sumsel

“Kita harus menang. Tim harus bangkit dan memperbaiki posisi di klasemen sementara Liga 1,” kata pelatih SFC Hartono Ruslan, Kamis (14/9).

Dalam persiapan melawan skuad asuhan Rene Albert, punggawa Laskar Wong Kito lebih memfokuskan pada kelemahan dari dua laga sebelumnya.

Kekalahan dari Persib Bandung 1-4 dan Barito Putera 0-2 membuat Hartono kembali memberikan perhatian lebih pada sektor belakang. Apalagi, PSM punya striker tajam macam Ferdinand Sinaga dan William Jun Plum.

Pemain yang tersubur dari tim Juku Eja saat ini yakni William Jun Plum, sudah mengemas tujuh gol. Sementara Ferdinand Sinaga mencetak enam gol.

Dua predator PSM ini patut diwaspadai pertahanan Laskar Wong Kito. Kendati pemain lainnya juga punya kemampuan untuk menjebol gawang Teja Paku Alam.

“Lini depan juga. Kita tahu dari dua laga terakhir, lini serang SFC beberapa kali menciptakan peluang, tapi cuma satu gol tercipta,” ujarnya.

Baca:  Sriwijaya FC Datangkan Kiper Timnas U-19

Ya, barisan serang SFC mesti lebih tajam di laga ini. Peluang sekecil apapun harus dimaksimalkan menjadi gol.

“Kita terus perbaiki. Mungkin saja waktu itu pemain kurang tenang. Di laga berikutnya harus lebih tenang dan mencetak banyak gol,” ujarnya.

Pelatih PSM Robert Alberts mengungkapkan, dirinya akan menerapkan strategi berbeda saat dijamu SFC.

“Strategi ini untuk mengantisipasi absennya Marc Klok. Saya harus akui peranan Marc sangat vital,” ujarnya.

Di mata Robert, Marc Klok tidak hanya perebut bola sebagai jangkar tim. Tapi juga distributor bola layaknya playmaker.

“Sampai saat ini belum ada yang bisa menyamai Marc. Andai Rasyid Bakri sudah pulih dari cedera, saya pikir dia bisa mengganti peran Marc,” papar Robert.

Baca:  SFC Ragukan ISL Bergulir

Menghadapi SFC, Robert akan memboyong 18 pemain ke Palembang. Rombongan PSM akan bertolak meninggalkan Makassar pada Jumat (15/9) pagi.

“Pertandingan nanti bakal spesial. Bagi saya, Sriwijaya FC adalah tim besar meski saat ini mereka berada di papan bawah,” ungkap Robert.

Ia menambahkan, hasil minor SFC yang menelan tiga kekalahan dari empat partai terakhir hanya sekadar data statistik. Termasuk saat dipermalukan Persib Bandung 1-4 (4/9).

“Saya tekankan kepada pemain agar mewaspadai kebangkitan SFC. Mereka tentu tidak ingin kalah lagi di kandang,” tegas Robert.

Bagi Robert, duel melawan SFC merupakan kali pertama setelah menjalani skorsing larangan dua kali mendampingi tim karena melakukan protes berlebihan kepada wasit.

“Saya berpikir positif saja. Semoga pertandingan nanti berjalan lancar,” tutupnya. #zal

 

 

 

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Berebut Penumpang, Sopir Bus Kota Dihabisi Rekan Seprofesi

Palembang, BP–Diduga persoalan berebut penumpang, Febri (42) sopir bus kota jurusan Kertapati-KM 12 tewas dikeroyok sesama sopir di depan Hotel ...