Home / Headline / Peringatan 7 Hari Wafatnya SMB III Prabu Diraja Berlangsung Hikmad

Peringatan 7 Hari Wafatnya SMB III Prabu Diraja Berlangsung Hikmad


BP/DUDY OSKANDAR
Peringatan 7 hari wafatnya Raden Haji Muhammad Sjafei Diraja (Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) III Prabu Diradja bin Raden Haji Abdul Hamid di Jalan Sultan Muhammad Mansyur Kelurahan Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Kamis (14/9).

Palembang, BP

Peringatan 7 hari wafatnya Raden Haji Muhammad Sjafei Diraja (Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) III Prabu Diradja bin Raden Haji Abdul Hamid yang wafat 7 September 2017 dan telah di makamkan di kawasan pemakaman Kesultanan Palembang Darussalam , Kawah Tekurep, Palembang berlangsung hikmad.
Peringatan tersebut dihadiri, ratusan dari ulama-ulama kota Palembang, pejabat dan kalangan masyarakat umum di kediaman Raden Haji Muhammad Sjafei Diraja (Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diradja bin Raden Haji Abdul Hamid (Alm) yang terletak di Jalan Sultan Muhammad Mansyur Kelurahan Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Kamis (14/9).
Acara dimulai dengan pembacaan surah yasin dan dilanjutkan ceramah agama Islam oleh Ustad Kiagus H Muhammad Mustopa dan diakhiri doa.
Ustad Kiagus H Muhammad Mustopa mengajak, semua yang hadir untuk berdoa agar Raden Haji Muhammad Sjafei Diraja (Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) III Prabu Diradja bin Raden Haji Abdul Hamid dirahmati dan diberikan ampunan oleh Allah SWT .
Selain itu menurutnya, kematian merupakan gerbang memasuki alam selanjutnya yaitu alam barzah.


BP/DUDY OSKANDAR
usai peringatan 7 hari wafatnya Raden Haji Muhammad Sjafei Diraja (Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) III Prabu Diradja bin Raden Haji Abdul Hamid di Jalan Sultan Muhammad Mansyur Kelurahan Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Kamis (14/9).

“Tidak ada kesuksesan yang paling sukses dan tidak ada keberhasilan yang paling berhasil kecuali dia memasuki alam akhirat dengan ridho Allah SWT, untuk mencapai kehidupan yang baik di akhirat dan itu dapat di lihat bagaimana kehidupan di alam kuburnya,” katanya.
Dan kebaikan di alam kuburnya , lihat bagaimana sakratul mautnya, untuk baik sakratul mautnya , khusnul khatimah tentunya dilihat diakhir hayatnya.
Menurutnya, sakratul maut SMB II Prabu Diraja dimana dia langsung menyaksikan dimana begitu indah dan begitu baik , sempat silaturahmi terlebih dahulu dan menghadiri haul KH Abdul Malik Tajudin di Plaju , kembali kerumah dan sakit dan beberapa saat kemudian menghembuskan napas terakhirnya.
Dia mengajak, agar semuanya untuk memperbanyak amal ibadah guna menjadi bekal di akhirat kelak karena kehidupan di dunia ini singkat dan harus memperbanyak amal ibadah.
Sedangkan anak bungsu Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diraja (Alm) , Pangeran Ratu Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja SH MKn Ibni Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diradja mengatakan,
Kalau peringatan 7 hari meninggalnya SMB II sudah menjadi tradisi di Palembang.
“Sudah menjadi kebiasaan adat di Palembang ini khan 1 sampai 7 hari ini kita mengadakan takziah untuk kita

Anak bungsu Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diraja (Alm) , Pangeran Ratu Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja SH MKn Ibni Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diradja

sebenarnya kita berdoa untuk kita sendiri juga selain untuk yang meninggal supaya kita lebih dikuatkan,” katanya.
Selain itu, selalu di ingatkan bahwa kita juga akan meninggal dunia sehingga banyaklah beribadah.
“ Yang hadir dari masyarakat umum, yang pasti dari keluarga, masyarakat umum , ulama-ulama , alhadulilah hadir dan sejumlah pejabat juga hadir,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Jasad Nata Tersangkut di Eceng Gondok

Palembang, BP–Warga pinggiran Sungai Komering di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin mendadak heboh setelah menemukan mayat laki-laki tersangkut ...