Home / Bisnis / Ada Apa dengan Bank Mandiri-Gojek? Saldo GoPay Pelanggan Terancam Dipotong

Ada Apa dengan Bank Mandiri-Gojek? Saldo GoPay Pelanggan Terancam Dipotong

SMS ini masuk ke ponsel pelanggan sejak kemarin.

Palembang, BP — Ada apa dengang Bank plat merah Bank Mandiri dan rekanan kerja sama Gojek?. Tiba-tiba saja konsumen Gojek di Palembang mendapatkan sms himbauan pemotongan saldo. Sontak hal ini membuat pelanggan Gojek tanda tanya.

“Atas keebijakan baru Bank Mandiri nilai pengisian saldo GO-PAY anda akan dipotong Rrp2.500 oleh Bank Mandiri per 15 September 2017,” demikian pesan singkat ini dikirim ke pelanggan Gojek di Palembang.

Idak banyak di potong cuman Rp2.500, cuman ngapo maen motong bae, motong rumput tetanggo bae keno marah apo lagi motong saldo, kalu yang dipotong sikok pelanggan dak apo-app, mak mano kalu 100.000 pelanggan, pacak kayo rayo, ” kata Yance (27) pelanggan Gojek di Palembang.

Manager Humas Gojek Indonesia Rini Widuri enggan memberikan penjelasan. “Sebaiknya untuk itu mungkin bisa dicek langsung dengan bank terkait,” kata dia, dilansir Katada News.

Baca:  Ini Dia... Tarif Atas-Bawah Taksi ‘Online’

Menjadi tanda tanya besar, ketika BeritaPagi mencoba menghubungi Corporate Secretary Bank Mandiri Pusat Rohan Hafas. Ia menegaskan bahawa tidak ada pengenaan biaya ke konsumen.

“Kami tidak memperkenankan pengenaan biaya seperti itu ke konsumen,” kata dia pia pesan Whatsappnya, Kamis (14/9/2017).

Dari penelusuran BeritaPagi di Bank Mandiri Region II Sumatera 2 yang membawahi layanan Kota Palembang. Bank Mandiri mengklaim jika nasabah mendapatkan SMS Blast berisi informasi mengenai kebiiakan pengenaan biaya untuk pengisian saldo (GO-PAY melalui Channel Bank Mandiri) adalah tidak resmi dan Bank Mandiri tidak pernah mengirimkan informasi tersebut.

Baca:  Gubernur: Tunggu Keputusan Menteri Perhubungan

Kemudian, terkait kebijakan tersebut diberlakukan Bank Mandiri, pihaknya pun menyebutkan bahwa itu tidak benar. Bank Mandlri tidak mengeluarkan kebijakan mengenai pemotongan salda GO PAY ke konsumen, sebaga-mana informasi yang beredar.

Lalu bagaimana mekanisme pembayaran satelah kebijakan ini diberlakukan, maka Bank Mandiri tidak rnengeluarkan kebijakan tersebut dan tidak ada mekanisme pembayaran terhadap konsumen.

Baca:  Taksi Konvensional Mogok di Sekitar Bandara SMB II

Adapun Gopay adalah layanan dompet virtual yang memungkinkan pelanggan membayar layanan Gojek secara non-tunai. Isi ulang Gopay bisa dilakukan melalui dua cara, yaitu melalui pengemudi Gojek dan fasilitas bank yaitu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), mobile banking dan internet banking. #ren

x

Jangan Lewatkan

Alex Noerdin Melaunching Program S2C

Palembang, BP—Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin resmi melaunching program Sumsel Smart and Care (S2C). S2C merupakan inovasi proyek perubahan ...