Home / Palembang / Ground Anchor Ibis Hanya Dipotong

Ground Anchor Ibis Hanya Dipotong

Pembangunan Hotel Ibis di Jalan Letkol Iskandar, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II

Palembang, BP — Permintaan untuk dicabutnya ground anchor hingga kini tidak diindahkan oleh pihak pembangun Hotel Ibis. Bahkan, pihak pekerja aset milik Thamrin Group ini hanya memotong ground anchor tanpa memperdulikan dampak yang bisa ditimbulkan bagi lingkungan sekitar.

 

Perwakilan Kuasa Hukum PT Sebangun Bumi Andalas (SBA), Iir Sugiarto mengatakan, hingga saat ini pihak pengembang belum mencabut ground anchor yang dipasang di lahan milik kliennya (PT SBA, red).

 

“Sekarang hanya dipotong saja. Padahal, kita sudah minta cabut. Pernyataan Sekda Palembang Harobin Mastofa yang menyebutkan ground anchor sudah dicabut tidak benar. Karena, kenyataannya sekarang belum dicabut hanya dipotong,” katanya, Selasa (12/9).

 

Iir mengatakan, dicabutnya ground anchor itu memang permintaan kliennya. Sebab, ground anghcor yang dipasang di lahan kliennya pleh pihak Ibis ini malah berdampak buruk. “Kita memang meminta grand anchor itu dicabut di lahan tempat PT SBA. Dengan dicabut, tidak akan membuat tanah jadi amblas,” ujarnya.

 

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Harobin Mastofa mengatakan, dia belum mengetahui jika ground anchor ini belum dicabut. “Kita belum tahu kepastiannya lagi, karena waktu kita ke lapangan mereka bilang akan dicabut. Kita akan tetap minta komitmen mereka untuk mencabut ground anchor tersebut. Jangan hanya dipotong,” tegasnya.

 

Dijelaskannya, saat  ke lapangan sekitar bulan Juli lalu, pihaknya sudah meminta pengembang untuk memperbaiki tanah yang amblas. Bahkan, saat itu pihaknya membuat perjanjian tertulis sebagai bukti kesanggupan untuk memperbaikinya.

 

“Pihak Thamrin minta waktu selama tiga bulan dan janji inilah yang ditunggu, jalan dibeton, drainase diperbaiki tanah amblas ditimbun. Jika sampai tiga bulan Thamrin tidak memenuhi janjinya maka kita akan beri sanksi lain,” jelasnya.

 

Walikota Palembang Harnojoyo menambahkan, persoalan ini sudah dicoba untuk dimediasi sebab Kota Palembang akan menjadi tuan rumah Asian Games. “Jangan ada gesekan yang memicu situasi ketentraman dan keamanan tidak kondusif. Saat ini, pembangunan Hotel Ibis sudah disetop sembari menunggu revisi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rampung,” tukasnya. #pit

 

 

x

Jangan Lewatkan

APBD Palembang Bertambah Rp271 Miliar

Palembang, BP — Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017 bertambah menjadi Rp3,425 triliun. Penambahan Rp271,7 miliar ini telah disetujui DPRD Palembang ...