Home / Headline / Pembunuh Manajer Waskita Ternyata Siswa SMK

Pembunuh Manajer Waskita Ternyata Siswa SMK

MA, tersangka pelaku pembunuhan manager waskita Minggu Baharuddin diperiksa polisi.

Palembang, BP–Pembunuh Manajer K3 PT Waskita Karya, Minggu Baharudin (27), yang ditemukan tewas di Jalan Raden Muhammad, RT 10/3, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil tepatnya dekat bioskop Cineplex Senin (28/8) sekitar pukul 19.00 lalu berhasil diringkus.

Pelaku yakni seorang siswa di salah satu SMK Negeri di Palembang berinisial MA (17), seorang siswa SMK N di Kota Palembang. Anggota Satreskrim Polresta Palembang berhasil menangkap pelaku saat tengah magang di salah satu pusat perbelanjaan di Palembang, Rabu (6/9) siang.

Tersangka MA mengaku, aksi yang dilakukannya itu berlangsung secara spontan. Pada saat kejadian, ia sedang terlibat keributan dengan musuhnya di kawasan Cinde.

Di saat bersamaan, korban melintas dengan kecepatan tinggi sehingga pelaku mengira korban adalah musuhnya.

“Spontan saya kejar, pepet, terus berhentikan. Lalu saya tusuk dia dengan pisau,” aku tersangka.

Setelah MA menusuk korban satu kali, korban masih sadar dan berupaya melarikan diri meskipun darah bercucuran dari lukanya.

Dalam keadaan terjatuh, lalu pelaku kembali menusuk korban hingga berkali-kali yang menyebabkan mantan dosen Universitas Sriwijaya ini tewas di tempat.

“Badannya lemas setelah saya tusuk sekali. Saat dia jatuh terkapar lalu saya tusuk berkali-kali,” beber warga Jalan Cinde Welan, Lorong Kebon, Kecamatan Bukit Kecil ini.

Usai membunuh korban, pelaku dengan santai menuju dermaga Sungai Musi untuk membuang pisau yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

Tak hanya melakukan penusukan hingga membuat korbannya tewas, MA juga kemudian mengambil ponsel milik korban dan menjualkannya kepada seseorang.

“Besoknya saya sekolah seperti biasa. Hp saya jual Rp 1,7 juta. Uangnya sudah habis saya jajankan,” ungkap MA.

Kasatreskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara berujar, setelah melakukan penyelidikan atas kasus tersebut akhirnya pelaku berhasil ditangkap saat sedang magang di salah satu mall Palembang.

Untuk motif yang dilakukan pembunuhan dengan perampokan. Atas ulahnya pelaku dijerat pelaku dikenakan pasal 351 dan 365 ayat 3 KUHP.

“Pengakuan tersangka salah sasaran. Untuk pelaku dipastikan hanya satu orang. Selanjutnya akan kita lakukan pengembangan lebih lanjut,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, satpam Cineplex menemukan korban yang merupakan warga Jalan Tombak , RT 07 RW 02, Kelurahan 20 Ilir D II, Kecamatan Kemuning  tewas di lokasi kejadian.

Korban ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka tusuk di sekujur tubuh bagian belakang.

Sepeda motor Honda Beat warna hitam BG 2556 SI milik korban masih ditemukan di TKP. Demikian pula dengan tas berisi laptop. Hanya saja ponsel merek Samsung S8 milik korban hilang. #idz

x

Jangan Lewatkan

Sungai Musi Ditutup Tujuh Jam, Kapal Tongkang Dilarang Melintas

  Palembang, BP–Memasuki tahap pengerjaan girder kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Palembang, khususnya di alur tengah Sungai Musi. PT Waskita ...