Home / Palembang / Tunggu Perda Kenaikan Lapak Ikan

Tunggu Perda Kenaikan Lapak Ikan

Kepala Dinas Perikanan Palembang, Arsal Indra

Palembang, BP — Retribusi lapak ikan di Pasar Ikan Jakabaring akan dinaikkan sebanyak Rp1000 dalam waktu dekat. Dinas Perikanan Kota Palembang masih menunggu Peraturan Daerah (Perda) terkait hal tersebut diterbitkan baru setelah itu memberlakukannya pada puluhan pedagang.

Kepala Dinas Perikanan Kota Palembang Arsal Indra mengatakan, retribusi lapak ikan menggunakan Perda sengaja diajukan oleh pihaknya kepada DPRD Palembang beberapa waktu lalu. “Sudah dibahas melalui pansus-pansus di dewan dan sudah ketuk palu dan disetujui, kita tingga tunggu Perdanya saja,” katanya.

Baca:  Cari Lokasi Pasar Ikan Modern

Ia mengatakan, saat ini sekitar 50an pedagang di bawah naungan Dinas Perikanan Kota Palembang. Pedagang saat ini masih menggunakan retribusi lama yaitu Rp3000 perbulan permeter persegi. Nantinya saat diterapkan mejadi Rp4000 perbulan permeter persegi.

“Memang tidak terlalu besar, karena kita berfungsi sebagai pembina. Kita mempertimbangkan agar pasokan ikan tetap lancar masuk ke Palembang,” ujarnya.

Mengacu pada aturan yang lama besaran retribusi Rp3000/ perbulan untuk lapak ikan sudah tidak layak lagi. Mengingat kondisi perdagangan saat ini sudah jauh berbeda termasuk masalah perairan sungai Palembang bukan seperti perairan laut. Sementara pasar tersebut yang menjadi sorotan karena termasuk pusat penjualan ikan yang bahannya langsung dari nelayan. “Kita mengacu pada Perda yang diterbitkan tahun 2009, isinya sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini,” jelasnya.

Baca:  Pedagang Tolak Tempati Petak Los Sementara

 

Sementara itu Kepala UPTD Perikanan Dinas Perikanan Kota Palembang, Atiarta menambahkan, sejak 2004 lalu, pedagang ikan di Sekanak dipindahkan ke Pasar Ikan di Jakabaring. “Sebelumnya yang di Sekanak itu untuk pedagang ikan di bawah Jembatan Ampera dan kebetulan ada pembangunan pasar ikan Jakabaring,” jelasnya.

Dipastikannya, kebijakan kenaikan retribusi di sektor ini tidak akan membebankan pedagang ataupun nelayan. Lagi pula target pendapatan asli daerah (PAD) dari retrusi lapak ikan tidak naik dan cenderung kecil. “Kita memiliki tanggung jawab retribusi lapak ikan terhadap PAD Kota Palembang. Pertahun Rp75 juta,” ujarnya. #pit

x

Jangan Lewatkan

Pendangdut Sumsel Antusias Ikuti Audisi LIDA

Palembang, BP Sekitar 500 penyuka dangdut asal Sumatera Selatan (Sumsel) mendadak geruduk Makosat Brimobda Bukit Besar, Minggu (19/11). Peserta audisi ...