Home / Headline / Pelatih Hartono Keluhkan Wasit

Pelatih Hartono Keluhkan Wasit Sriwijaya FC 1 vs Persib 4

Palembang, BP–Hasil mengecewakan diraih Sriwijaya FC dengan dibantai 1-4 oleh Persib Bandung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Senin (4/9) malam.

Hasil buruk ini membuat Laskar Wong Kito tak beranjak dari posisi 12 klasemen sementara Liga 1 dengan 28 poin. Sementara Persib Bandung naik dua tangga ke peringkat 9 dengan mengoleksi 32 poin.

Dalam laga ini, gol semata wayang SFC dicetak Tijani Belaid menit ke-90+4, sementara empat gol Persib dicetak Ndeusael menit ke-17, Micheal Essien menit ke-31, Febri Hariyadi menit ke-59, dan gol terakhir dicetak Billy Paji menit ke-90+3.

Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan usai pertandingan mengakui jika sektor kanan menjadi titik lemah tim besutannya.

“Marco ini tipikal menyerang, sementara yang menutupi posnya itu tidak ada,” katanya.

Salah satu gol Persib yang memanfaatkan kesalahan Marco yang lemah soal pertahanan yakni saat gol Ndouasel. Gol striker Maung Bandung itu berawal dari sisi kanan lapangan SFC, di mana Marco terlihat lebih fokus pada bola. Sementara Matsunaga berdiri bebas di sisi lapangan. Dengan mudah Matsunaga melepas umpan matang ke Ndouasel sehingga berbuah gol.

Setelah itu, beberapa kali Persib berhasil menusuk jantung pertahanan dari sisi yang sama.

“Tapi kalau soal serangan kita tak kalah, peluang kita juga banyak. Saya catat, kita ada 11 peluang, tapi cuma satu gol, tapi Persib delapan peluang tapi empat berbuah gol,” katanya.

Baca:  SFC Belum Tergoyahkan

Soal penyelesaian akhir, tim tamu jauh lebih baik. SFC bermasalah dalam mencetak gol. Hal itu harus diperbaiki ke depannya.

“Secara permainan kita cukup baik, kita tak kalah soal serangan,” ujarnya.

Pelatih asal Solo ini juga mengeluhkan kepemimpinan wasit Abdul Rahman Salasa. Dia menilai, sang pengadil banyak membuat keputusan yang merugikan anak asuhnya.

Salah satunya saat Yanto Basna dihantam salah satu pemain Persib di dekat kotak terlarangnya. Harusnya itu jadi tendangan bebas, tapi malah Basna dianggap melanggar dan Persib Bandung dapat tendangan bebas.

“Banyak sekali keputusan wasit yang merugikan kita, itu mulai terjadi saat Persib unggul satu gol,” tegasnya.

Pelatih Persib Bandung Emral Abus mengaku sangat puas dengan hasil ini. Menang 4-1 dari SFC di kandang lawan menjadi pencapaian yang luar biasa.

“Target kita buat menang di sini tercapai, kita sangat puas dengan hasil ini,” katanya.

Apalagi, kemenangan yang diraih anak asuhnya bukan mengandalkan keberuntungan saja. Pemain bermain kompak dan mengandalkan kerja sama tim. Peluang dan gol yang tercipta lewat proses yang sangat berkelas.

Baca:  Tak Dapat Tiket Pesawat, Latihan Ditunda

“Jadi kita apresiasi, pemain tak hanya asal menang saja. Tapi bermain sangat bagus sekali,” ujarnya.

Winger lincah Persib Febri mengaku sangat senang dengan hasil ini. Hasil imbang dari Persipura 0-0 di Papua dan menang dari SFC menjadi pencapaian yang luar biasa.

“Itu menjadi tren positif kita, semoga kedepan bisa terus meraih kemenangan,” ujarnya.

Maung Bandung, julukan Persib, membuka keunggulan lewat Ezechiel. Dia berhasil memanfaatkan umpan silang dari Shohei Matsunaga.

Tertinggal, tuan rumah coba bermain lebih menyerang. Kolaborasi antara Hilton Moreira, Tijani, dan Beto Goncalves beberapa kali merepotkan lini pertahanan Achmad Jufriyanto dkk.

Namun, Persib pun tidak menurunkan tensi serangan. Bahkan, pada menit ke-32, Maung Bandung kembali menambah keunggulan lewat Essien.

Bermula dari kesalahan kiper Teja Paku Alam yang gagal menangkap bola dengan sempurna, Ezechiel coba menendang, tetapi dihalau bek Sriwijaya. Bola berujung dalam penguasaan Essien yang kemudian menendang bola ke arah gawang dan gol.

Unggul dua gol tak menurunkan serangan Maung Bandung. Penyerang sayap Persib, Febri Hariyadi, memiliki peluang untuk mencetak gol. Tinggal berhadapan dengan kiper, Febri gagal memanfaatkan kesempatan tersebut.

Skor 2-0 untuk keunggulan Persib bertahan sampai babak pertama berakhir.

Pada babak kedua, Laskar Wong Kito mendapat peluang lewat Noor Iskandar. Namun, arah bola yang mengenai Iskandar masih tipis berada di sisi gawang M Natshir, kiper Persib.

Baca:  Pemain SFC Ini Tidak Akan Bisa 'Kabur'

Pada menit ke-60, Persib menambah keunggulan. Kali ini lewat Febri Hariyadi. Melakukan akselerasi ke dalam kotak penalti lawan, Febri melakukan tendangan dengan kaki kiri yang tak bisa dihalau Teja Paku Alam.

Skor pun berubah 3-0 untuk keunggulan tim tamu.

Setelah itu, beberapa kali Sriwijaya mendapat peluang. Hilton melakukan tendangan, tetapi masih bisa ditepis oleh M Natshir.

Begitu pula dengan usaha Beto dan Tijani yang masih belum menembus gawang Persib. Beto kembali mendapat peluang lewat sundulan, tetapi masih menyamping.

Persib memasukkan Maitimo, Billy Keraf, dan Atep untuk menggantikan Essien, Matsunaga, dan Ezechiel pada waktu yang berbeda-beda.

Pada perpanjangan waktu, tepatnya pada menit ke-90+3, Persib menambah keunggulan lewat Billy Keraf.

Bermula dari Maitimo yang berhasil mengecoh Yanto Basna di dalam kotak penalti, dia memberi umpan ke tengah yang disambar Billy. Persib pun unggul 4-0.

Tim tuan rumah mendapat gol hiburan lewat lesakan Tijani Belaid. Mendapat ruang dan tanpa penjagaan, Tijani melakukan tendangan dengan kaki kanan yang tak mampu dihalau oleh M Natshir. Skor berubah menjadi 4-1 dan bertahan hingga pertandingan berakhir. #zal

x

Jangan Lewatkan

Polda Endus Ladang Ganja Lain

Palembang, BP–Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel memusnahkan 335 butir ekstasi dan 86,34 gram sabu hasil ungkap dua perkara dengan tiga ...