Home / Olahraga / Pemegang Medali PON Dilarang Tampil di Porprov

Pemegang Medali PON Dilarang Tampil di Porprov

Sekretaris Umum KONI Sumsel Dr Ing Ahmad Taqwa MT

 

Palembang, BP
Kurang dari tiga bulan lagi, perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porpov) XI akan digeber di Bumi Sriwijaya. Namun, berbeda pada Porprov X Lubuklinggau 2015 lalu, multievent provinsi musim ini tak akan diramaikan oleh pemegang medali PON.
Pasalnya, selain batasan usia ajang Porprov kali ini adalah ajang pembinaan dari atlet baru dari berbagai kabupaten/kota di Sumsel. Sehingga pada gilirannya, alumni Porprov XI mampu menjadi atlet potensial.
“Jadi semua peraih medali PON Jabar tidak kita ikutkan. Bukan alasan apa, karena Porprov ini adalah untuk pembinaan sehingga memberi kesempatan atlet yang baru untuk masuk radar penjaringan,”ujar Sekretaris Umum KONI Sumsel Dr Ing Ahmad Taqwa MT, Rabu (29/8).
Sambung Ahmad Taqwa bahwa sasaran Porprov adalah pemetaan kekuatan menuju PON. Sedangkan jelang PON ke-XX pada 2020 Papua akan ada dua multi event Porprov yakni 2017 dan 2019.
“Sehingga Porprov kali ini adalah ajang pembinaan nah sedangkan 2019 nanti masuk dalam Porpov prestasi. Kita juga takutkan, kalau Porprov tahun ini peraih medali kita ikutkan takut cidera dan lainnya,”jelasnya.
Disinggung mengenai progress report persiapan Porprov X musim ini, Ahmad Taqwa mengatakan bahwa sejauh ini proses masih berjalan terus sesuai jadwal. Termasuk mengenai pendataan atlet yang akan tampil pada multi event dua tahunan ini.
“Saat ini sudah masuk entry by name. Kita juga memberikan waktu deadline. Agar kabupaten/kota bisa segera meregister atlet yang akan turun pada Porprov,” jelas Taqwa.
Termasuk juga penataan venue sudah dilakukan diberbagai daerah. Pasalnya, perhelatan multievent provinsi musim ini tak bisa dipusatkan di satu tempat Jakabaring Sport City (JSC) karena memang sebagaian venue tengah direnovasi untuk persiapan Asian Games 2018.
Sebut saja Panjat Tebing akan memakai tempat di Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Senam akan dihelat di Gedung Dekranasda, Tinju akan dihelat di GOR kabupaten Lahat, Futsal memakai Lapangan Bima Adi Sucipto, kemudian Pencak Silat di Gedung Museum Taman Purbakala dan lain sebagainya.
Terpisah, salah satu atlet atletik senior Sri Maya mengaku tak menjadi alasan tak ikut pada Porprov XI musim ini. Apalagi, ajang ini memang diperuntukkan untuk ajang pembinaan. Sprinter andalan Sumsel yang bolak-balik menyumbang emas ini berharap pengkaderan sprinter bisa maksimal baik pada Porprov maupun setelahnya nanti.
“Ya, tidak apa-apa, selain itu kan atletik juga pakai usia. Yang penting jaga pola latihan karena tantangan PON 2020 juga akan lebih berat lagi,”pungkasnya. #sug
Baca:  ABTI Turunkan 22 Atlet di PON Jabar
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Boyong 18 Medali di Asian Paragames, Atlet NPCI Sumsel Diganjar Bonus

  Palembang, BP Prestasi atlet difabel binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumsel hingga level Asia dalam memperkuat Merah Putih ...