Home / Headline / Manager Waskita Tewas Dengan Delapan Luka Tusuk

Manager Waskita Tewas Dengan Delapan Luka Tusuk

Jasad Minggu Bahruddin diperiksa pihak medis RS Bhayangkara Polda Sumsel,

Baca:  Pembunuh Manajer Waskita Ternyata Siswa SMK

Palembang, BP–Warga Jalan Raden Muhammad, RT 10 A RW 03, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil mendadak heboh dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang tewas tertelungkup, di depan Ruko Beni, Senin (28/8) sekitar pukul 19.00.

Belakangan diketahui mayat tersebut Minggu Bahruddin (29), warga Jalan Tombak , RT 07 RW 02, Kelurahan 20 Ilir D II, Kecamatan Kemuning. Korban ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka tusuk di sekujur tubuh bagian belakang. Korban diketahui merupakan Manager K3 di PT Waskita Karya.

Informasi yang dihimpun, sebelum ditemukan tewas korban baru saja mengikuti diklat di Hotel S one. Kemudian, belum sempat pulang ke rumah korban ditemukan tewas oleh satpam Cineplex.

Sepeda motor Honda Beat warna hitam BG 2556 SI milik korban masih ditemukan di TKP. Demikian pula dengan tas berisi laptop. Hanya saja ponsel merek Samsung S8 milik korban hilang belum ditemukan.

Taufik (38), kakak kandung korban berujar, sekitar pukul 10.00 pagi hari yang sama masih berbincang dengan korban lewat telepon.

Disinggung ada persoalan apa, Taufik mengatakan adiknya itu pendiam dan tidak pernah ada keluhan. “Tidak ada masalah di tempat dia kerja. Dia baru hitungan bulan kerja, sebelumnya dosen, S1 kesehatan dan S2 juga kesehatan” ungkapnya.

Rencananya usai diperiksa pihak medis RS Bhayangkara Polda Sumsel, jasad korban akan dibawa ke Desa Ulak, Musi Banyuasin.

Sementara itu, KA SPK Polresta Palembang Ipda Bambang mengatakan korban ditemukan tewas sekitar pukul 19.00 WIB. Jasad korban ditemukan oleh satpam M Leo Firdaus.

“Penyebab kematian karena kehabisan darah akibat luka tusukan sekitar delapan luka tusuk dari benda tajam,” ujarnya.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Handoko Sanjaya didampingi Kanit Reskrim Ipda Ikhsan menegaskan pihaknya saat ini sedang melakukan pemeriksaan dan pendalaman.

“Motifnya masih kita selidiki, anggota sedang bekerja” ujarnya singkat. #idz

x

Jangan Lewatkan

UIN Raden Fatah Berduka

Palembang, BP Civitas akademika Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang berduka, salah satu dosen terbaiknya Drs. Kailani Mustafa, ...