Home / Pendidikan / SMKN 1 Tetapkan Pembelajaran Berbasis Aplikasi Online

SMKN 1 Tetapkan Pembelajaran Berbasis Aplikasi Online

PELATIHAN: Kegiatan pelatihan virtual kelas ruang guru SMK Negeri se-Kota Palembang di aula SMK Negeri 1 Palembang, Senin (28/8) BP/SUGIARTO

Palembang, BP — Pesatnya perkambangan Ilmu Teknologi (IT) dan derasnya penggunaan media internet membuat sistem pembelajaran sekolah saat ini lambat laun mulai berbasis aplikasi online.

 Sebut saja SMK Negeri 1 Palembang saat ini mulai menggunakan aplikasi online dalam pembelajaran siswa. Tak tanggung-tangung 200 unit komputer disiapkan dan 50 unit laptop menjadi sarana penunjang sistem pembelajaran baru ini.
Pasalnya, sistem ini dinilai lebih mudah dan menguntungkan bagi siswa dan guru dalam proses pembelajaran.
Untuk memantapkan peralihan sistem pembelajaran baru ini, sebanyak sembilan Sekolah Mengajar Kejuruan (SMK) Negeri di Kota Palembang menggelar kegiatan pelatihan virtual kelas ruang guru SMK Negeri se-Kota Palembang di aula SMK Negeri 1 Palembang, Senin (28/8)
Dikatakan Kepala SMK Negeri 1 Palembang, Hijrah, pelaksanaan pelatihan guru terkait perubahan sistem pembelajaran dengan menggunakan aplikasi online ini melibatkan 50 guru.
“Guru dari berbagai bidang mata pelajaran ini setelah mendapatkan pelatihan ini akan mengibaskan kembali pada guru lainnya di sekolah masing-masing,” ucapnya disela kegiatan pelatihan.
Dijelaskan Hijrah, adanya pelatihan virtual bagi guru ini, menjadi salah satu proses mulai beralihnya tata cara pembelajaran di sekolah dari mengunakan kerta menjadi sistem online.
 “Arah kedepannya, semua materi pembelajaran dari guru ke kelas baik materi ajaran maupun soal ujian akan menggunakan aplikasi berbasis online,” terangnya.
Sementara itu, Plt Kepala Bidang (Kabid) SMK Dinas Pendidikan Sumsel, Syamsurijal
 mengungkapkan, Sumsel ditunjuk sebagai satu-satunya provinsi yang melaksanakan pembekalan virtual kelas ruang guru oleh pemerintahan pusat. “Kita terpilih sebagai satu-satunya provinsi yang mulai beralih pada pembekalan berbasis online. Namun penerapannya secara teknis masih akan dipertimbangkan agar bisa bertahan baik,” ucapnya.
Selain di Kota Palembang, ungkapnya, pelatihan juga akan dilaksakan dibeberapa Kabupaten/kota yang ada di Sumsel. Setiap kabupaten/kota akan dilibatkan sebanyak 50 guru baik dari SMK Negeri dan SMA Negeri di daerah tersebut. “Kita beehapa adanya pergeseran sistem pembelajaran ini bisa diterapkan ke semua mata pelajaran yang ada,” terangnya.
Syamsurijal menyebut diharapkan perkembangan IT saat ini bisa disikapi oleh tanaga pendidik maupun pelajar dengan bijak. Dan salah satunya adalah pemanfaatan dengan sistem pembelajaran baru ini. #sug
x

Jangan Lewatkan

Jangan Jadi Dosen Jika Tak Kompeten Penelitian

Palembang, BP– Pestanya dunia pendidikan menuntut Kemenristek Dikti RI menghimbau agar dosen jangan hanya pandai tapi juga memiliki penelitian sebagaimana ...