Home / Headline / Dua BUMD Sumsel 2017 Belum Berikan Kontribusi

Dua BUMD Sumsel 2017 Belum Berikan Kontribusi

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin

Palembang, BP

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin mengatakan realisasi hasil kontribusi BUMD sampai semester 1 tahun anggaran 2017 untuk PDPDE Rp1.000.000.000.00, PT Jamkrida Rp293.232.502.00, PT Bank Sumselbabel Rp41.883.826.707.00, PD Swarnadwipa Rp675.000.000.00.
“Sedangkan untuk PD Prodexim dan PT Bank BPR Sumsel belum memberikan kontribusi dikarenakan tahun ini sedang melakukan restrukturisasi organisasi dan keuangan perusahaan,” katanya dalam rapat paripurna DPRD Sumsel dengan agenda jawaban Gubernur Sumsel terhadap pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Sumsel atas penjelasan Gubernur Sumsel terhadap raperda tentang perubahan APBD Sumsel tahun anggaran 2017, Senin (28/8).
Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel H Chairul S Matdiah SH dan di hadiri Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan jajaran serta undangan.
Selain itu menurut Gubernur mengenai, pengalihan aset pemprov Sumsel kepada pihak ketiga seperti aset bangunan di Jalan Jenderal Sudirman yang menjadi tempat usaha Alfa Mart dan Jalan Bay Salim yang menjadi resto Cikman adalah bentuk salah satu pemanfaatan aset dalam bentuk sewa oleh Koperasi Bina Praja yang besaran sewa tersebut telah dilakukan penilaian oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sumsel, Jambi dan Babel.
Selain itu, mengenai pos anggaran belanja tidak langsung yang meningkat dan belanja langsung yang dikurangi tahun 2017 menurutnya belanja pegawai yang disebabkan bertambahnya gaji guru pada Dinas Pendidikan serta dibayarkan tambahan penghasilan berdasarkan objektif lainnya.
Sedangkan, hibah yang disebabkan bertambahnya hibah sekolah gratis, hibah untuk Yayasan Putra Sampoerna Foundation, Hibah Koni, PMI Sumsel, Pramuka, hibah organisasi keagamaan, hibah kepada KPID dan Hibah Polda Aplikasi Wong Kito.
Dan belanja bagi hasil pajak rokok kepada provinsi/kabupaten kota dan pemerintah desa.
Selain itu, belanja bantuan keuangan kepada Provinsi/kabupaten kota dan pemerintah desa disebabkan oleh karena belum ditransfernya bantuan keuangan kepada kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Lahat dan kota Lubuk Linggau tahun 2016 serta partai politik.
“Pos anggaran belanja langsung yang dapat dikurangi , dijelaskan bahwa pengurangan anggaran belanja langsung terjadi hampir diseluruh OPD dan secara rinci dapat dilihat dalam rancangan APBD yang telah kami sampaikan,” katanya.
Wakil Ketua DPRD Sumsel H Chairul S Matdiah SH mengatakan komisi-komisi DPRD Sumsel akan membahas dengan dinas terkait dari tanggal 28 Agustus sampai 30 Agustus 2017 .
Sehingga rapat paripurna DPRD Sumsel di skor hingga Kamis (31/8) dengan agenda jawaban Komisi-Komisi DPRD Sumsel.#osk

x

Jangan Lewatkan

Sungai Musi Ditutup Tujuh Jam, Kapal Tongkang Dilarang Melintas

  Palembang, BP–Memasuki tahap pengerjaan girder kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Palembang, khususnya di alur tengah Sungai Musi. PT Waskita ...