Petani Banyuasin Nantikan Mesin Pertanian

149

Banyuasin, BP — Capaian 1,7 juta ton hasil panen tanah kering giling yang ditargetkan Banyuasin tidak terlalh mulus untuk dicapai. Pasalnya sejumlah petani tidak bisa maksimal menggarap sawah, pasalnya bantuan alat mesin pertanian tak kunjung diserahkan pada petani.Ketua Kontak Tani dan Nelayan (KTNA) Banyuasin Sukardi mengatakan, saat ini ada sekira 1300 hektar areal persawahan. Kalau hanya mengandalkan peralatan manual, tidak akan cukup waktu.

“Untuk menggarap lahan seluas itu, hendtraktor tangan saja tidak cukup. Perlu selingan tiga roda berukuran besar untuk melakukan,” katanya.

Sebenarnya, akhir Agustus ini dijadwalka lahan sudah bisa digarap, namun hingga kina belum bisa dilakukan, karena terkendala Alsintan.

“Petani butuh segera alat tersebut, apalagi yang menggarap lahan tadah hujan. Sangat mengandalkan musim, bila terlewat alamat akan gagal tanam,” katanya.

Seperti diketahui setelah surplus 1juta ton gabah kering giling musim tahu lalu, Banyuasin ditarget 1,7 juta ton pada musim kali ini.

Syuhada Aziz, Kepala Dinas Pertanian dan perkebunan Kabupaten Banyuasin mengatakan dijadwalkan pada bulan ini sebanyak 50 alsintan akan segera dijagokannya petani di sejumlah yang dinilai memang membutuhkan.

“Kita akan Distribusikan lagi sekitar 50 Alsintan, Namun dalam pembagiannya juga kita harus tepat sasaran.” Katanya.

Dia menegaskan, target 1,7 juta ton Gabah kering giling di Banyuasin bakal tercapai. Saat ini hasil panen tanah kering giling sudah mencapai 1 juta ton. “Kami optimis pada musim kali ini bisa tembus 700 ribu ton sesuai target yang dicanangkan,” katanya. #mew