Ditjen Pajak SumselBabel Sambangi 76 Sekolah dan Kampus

98
KAMPANYEKantor Wilayah (Kanwil) DJP Sumatera Selatan (Sumsel) dan Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan kampanye ‘Pajak Bertutur’ dikalangan mahasiswa dan pelajar.

Palembang, BP

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melakukan kampanye serentak ke pelajar dan mahasiswa seluruh Indonesia untuk mengajarkan nilai-nilai kesadaran pajak. Kegiatan yang berkerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi ini diberi nama Pajak Bertutur.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Sumatera Selatan (Sumsel) dan Kepulauan Bangka Belitung (Babel) M Ismiransyah M Zain mengatakan, kegiatan yang dinamakan Pajak Bertutur ini dilaksanakan dengan pegawai Ditjen Pajak sebagai pengajar dan melibatkan lebih dari 127.000 pelajar dan mahasiswa dari 2.182 sekolah di 35 provinsi.

Kegiatan Pajak Bertutur ini juga diisi dengan kuliah umum oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, yang dilakukan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak. Dalam kuliah ini Menteri Keuangan menjelaskan mengenai pentingnya pajak dalam pendanaan berbagai program untuk kepentingan bersama, termasuk bagi pembiayaan pendidikan nasional, pelayanan kesehatan, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan infrastruktur.

Menteri Keuangan mengajak para mahasiswa dalam menyebarluaskan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya pajak serta menjadi pembayar pajak yang patuh setelah memasuki dunia kerja.

Rangkaian kegiatan Pajak Bertutur ini merupakan bagian dari upaya Ditjen Pajak dalam meningkatkan kepatuhan pajak masyarakat melalui inklusi kesadaran pajak dalam pendidikan formal.

Ditjen Pajak telah mengembangkan materi literasi pajak termasuk bahan ajar yang bisa diunduh di micro site edukasi.pajak.go.id. Selanjutnya dalam waktu dekat, akan dilaksanakan pelatihan dan bimbingan teknis materi kesadaran pajak kepada para dosen dan guru serta pegawai di masing-masing instansi yang terlibat dalam program pembelajaran kesadaran pajak.

Melalui rangkaian kegiatan yang akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, diharapkan pada tahun 2020 inklusi kesadaran pajak sudah dapat terintegrasi secara penuh di semua jenjang pendidikan.

“Untuk wilayah DJP Sumsel Babel kami melibatkan 76 sekolah di seluruh wilayah Sumsel dan Babel. Kegiatan ini untuk menyampaikan kesadaran pajak harus ditanamkan sejak dini mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi,” katanya.#ren