Home / Headline / Rasanya Seperti Kalah

Rasanya Seperti Kalah

Sriwijaya FC 0 vs Semen Padang 0

Palembang, BP

Sriwijaya FC kembali gagal mengamankan tiga poin setelah ditahan imbang Semen Padang 0-0 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Jumat (11/8).

Hasil imbang tanpa gol ini membawa SFC naik dua anak tangga ke peringkat 11 klasemen sementara Liga 1 dengan 25 poin. Sementara Semen Padang naik satu strip ke posisi kesembilan dengan hanya unggul satu poin dari SFC.

Pelatih caretaker SFC Hartono Ruslan sangat kecewa dengan hasil ini. Terlebih itu didapat di kandang sendiri. Skor imbang terasa seperti kekalahan baginya.

“Kita semua, pelatih dan pemain kecewa dengan hasil ini. Rasanya seperti kalah. Sebab ini laga kandang,” ujarnya.

Kendati kecewa dengan hasil ini, ia tetap memberikan apresiasi yang tinggi kepada para pemainnya. Dalam laga kemarin, Yu Hyun Koo dan kawan-kawan bermain apik. Banyak peluang berhasil diciptakan. Sayang tak satu pun berhasil dikonversi menjadi gol. “Kita tak terlalu bagus dalam penyelesaian akhir,” ujarnya.

Hal ini menjadi koreksi baginya. Setelah pertandingan, ia akan memfokuskan pada membenahi penyelesaian akhir.

Di pertandingan kemarin, Hartono menurunkan pemain muda Slamet Budiono sebagai starter di sektor sayap. Sang pemain dinilainya bermain baik, tapi memang masih butuh adaptasi. “Dia sudah lama tidak main, jadi butuh adaptasi,” ucapnya.

Keputusan menurunkan Budiono harus diambil karena operator pertandingan akan kembali memberlakukan regulasi tiga pemain U-22 dalam starting eleven.

“Budiono harus bersiap untuk itu, dia termasuk pemain U-22,” ucapnya.

Bek Yanto Basna juga mengaku kecewa dengan hasil imbang ini. Namun ia meminta rekan-rekannya tidak kehilangan semangat. Kompetisi masih panjang. Kesempatan memperbaiki posisi masih terbuka lebar.

“Kita harus bangkit, pertandingan masih panjang. Semua sudah kerja keras dalam pertandingan tadi,” ujarnya.

Pelatih Semen Padang FC Nilmaizar mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya, karena mampu mencuri satu poin dari Palembang.

“Ya tentunya hasil ini sudah sesuai dengan target kita, bisa mencuri poin di laga tandang,” tuturnya.

Sriwijaya FC menurunkan skuad terbaiknya pada laga putaran kedua ini, di antaranya dua striker andalannya Hilton Moreira dan Alberto Goncalves.

Sejak menit awal, Laskar Wong Kito langsung melancarkan serangan ke tim tamu Semen Padang yang benteng pertahanannya dikomandoi pemain asing Cassio Fransisco de Jesus. Laga berlansung tidak mudah bagi tuan rumah karena barisan pertahanan lawan demikian disiplin dan tak kenal kompromi.

Meski Hilton Moreira kerap berganti posisi dengan Nur Iskandar untuk membongkar pertahanan Semen Padang, tetap belum membuahkan gol pada pertengahan babak pertama.

Satu peluang emas baru tercipta pada menit ke-33 ketika SFC melancarkan serangan balik. Hilton yang lepas dari pengawalan, berusaha menerobos kotak penalti. Namun tanpa diduga penjaga gawang Jandia Eka Putra menebas kaki Hilton dan sirnalah peluang mencetak gol.

Penampilan gemilang Jandia berlanjut ketika ia menggagalkan tembakan Gilang Ginarsah dari sisi kanan gawang.

Kerasnya laga derby Sumatera ini memaksa wasit asing asal Australia, Evan Shaun Robert, merogoh kartu kuning untuk Ichsan Kurniawan.

Sementara Semen Padang telah mengganti pemain pada babak pertama ini dengan memasukkan Jae Sung dan menarik Handy.

Hingga turun minum skor kaca mata 0-0 tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Hartono Ruslan memasukkan pemain baru Domingus untuk menggantikan Bobby Satria, sementara Nilmaizar menggantikan Rudi dengan Tambun.

Peluang tercipta bagi Semen Padang melalui Marcel yang mendapatkan kesempatan melepaskan tendangan bebas pada menit ke-77 di luar kotak penalti. Bola melengkung melewati pagar betis tapi masih melebar tipis dari tiang gawang.

Sundulan Alberto Goncalves nyaris mengubah keadaan andai saja tidak ditepis Jandia.

Menjelang bubaran, Marckho yang merangsek ke lini depan, menyodorkan umpan silang ke mulut gawang. Anis Nabar berhasil menyambarnya. Namun, untuk kesian kali penyelamatan dilakukan kiper Semen Padang.

Di pengujung waktu Nilmaizar sempat menarik Irsyan Maulana untuk memasukkan Adi Nugroho. Tapi upaya ini tak banyak membantu karena skor kacamata bertahan hingga bubaran. # zal

x

Jangan Lewatkan

Alex Main Film Mandarin, Pererat Persahabatan Indonesia-Cina

Palembang, BP–Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin mendapat tawaran untuk main film. Kali ini orang nomor satu di Sumsel ini ...