Home / Headline / Bentuk SWF, Muba Jadi Inisiator Migas Berkelanjutan

Bentuk SWF, Muba Jadi Inisiator Migas Berkelanjutan

Jakarta, BP
Sumber Daya Alam yakni berupa minyak dan gas di Kabupaten Musi Banyuasin sangat melimpah, untuk tetap melestarikan kekayaan tersebut tentu harus dijaga dan peran Pemerintah sangat dibutuhkan.
Dalam upaya untuk melakukan pengelolaan migas dengan baik,  United Nations Development Progamme (UNDP) bersama Pemkab Muba akhirnya melakukan MoU untuk membentuk Sovereign Wealth Funds (SWF) Global Practices Lessons For Indonesia.
“Saat ini pola implementasi SWF ini masih diatur, yang paling penting kita harus punya visi yang kuat terlebih dahulu untuk komitmen menjaga hasil SDA berupa migas di Muba ini,” ujar Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin di sela MoU bersama UNDP  di Jakarta, Rabu (10/8).
Menurut Dodi, selama ini upaya dalam menjaga hasil migas di Muba sudah berjalan tetapi masih diperlukan sistem pengelolaan yang lebih baik lagi. “Diharapkan dengan adanya SWF nantinya, pengelolaan migas berkelanjutan terus berjalan maksimal,” ungkapnya.
Lanjutnya, kerja sama dengan UNDP dalam membentuk SWF juga akan konsentrasi menurunkan indeks gini dan penurunan tingkat ketidaksetaraan. “Dan akan mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam dalam mengurangi kesenjangan pendapatan dan kemiskinan,” harapnya.
Dodi berkeyakinan, dengan implementasi SWF nantinya Kabupaten Muba bisa menjadi contoh bagi Kabupaten lain sebagai daerah penghasil migas. “Ini menjadi kerjasama yang bermanfaat untuk Kabupaten Muba,” imbuhnya.
Sementara itu, Country Director United Nations Development Programme Indonesia, Francine Pickup, menyebutkan pihaknya sangat tertarik menjalin kerjasama dengan Kabupaten Muba dalam mengoptimalkan kekayaan migas yang berkelanjutan.
“Kekayaan Migas di Muba ini harus terus dijaga dan dilestarikan, kerja sama ini diharapkan bisa menjadi bagian program nyata UNDP bersama Pemkab Muba untuk mensejahterahkan masyarakat Muba,” ulasnya.
Ia menambahkan, kerjasama ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan penguatan kolaborasi antar pihak. Kolaborasi ini akan bekerja menuju pencapaian pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
“Kesesuaian menggunakan SWF untuk melawan kutukan sumber daya, dan inisiatif SWF ini di Indonesia baru dilakukan oleh Pemkab Muba sementara di negara lain sudah diterapkan di Norwegia, Kazakhstan, dan Timor Leste. Kami berharap Muba akan bekerja sama dengan baik bersama UNDP dalam menjaga kekayaan alam yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Pada kesempatan ini juga hadir Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Kepala Bapedda H  M Yusuf Amilin, Kepala DPPKAD Mirwan Susanto, SE, M.Si dan Kabag Hukum H Yudi Herzandi, SH, M Hum dan Pinca Bank Sumsel Sekayu Nourmandi.#arf
6 Lampiran
Baca:  Zero Emisi di Muba Diganjar Penghargaan PM Inggris
x

Jangan Lewatkan

Lomba Roket Air Di SMANTA

Palembang, BP Pelaksanaan lomba roket air SMA Negeri 3 Unggulan Palembang (SMANTA) berjalan dengan lancar dan sukses, Sabtu (16/12). Ekstrakurikuler ...