Home / Headline / Soal Pungli, Kadisdik Sumsel Kembali Diperiksa

Soal Pungli, Kadisdik Sumsel Kembali Diperiksa

Kadisdik Sumsel Widodo usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumsel, Rabu (9/8).

Palembang, BP

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumatera Selatan Drs Widodo kembali mendatangi Mapolda Sumsel untuk memenuhi panggilan penyidik Subdit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), Rabu (9/8).

Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Afner membenarkan pemeriksaan terhadap Widodo sebagai saksi dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) di dinas yang dipimpinnya.

“Benar, dia (Widodo-red) diperiksa sebagai saksi untuk mendalami pidana tipikor terkait empat tersangka OTT Disdik Sumsel,” ujarnya.

Widodo menuturkan, dirinya diperiksa terkait dua kasus, yakni OTT pungli sertifikasi guru serta kasus rehabilitasi gedung kantor di Disdik Sumsel senilai Rp145 juta.

“Dengan ini saya sudah dua kali diperiksa. Hari ini (kemarin-red) saya diberi 25 pertanyaan atas kasus rehabilitasi gedung dengan tersangka Syahrial, Kabid PTK. Saya diperiksa sejak pukul 9.00 sampai 18.00,” ujarnya.

Selain itu, dirinya pun diperiksa untuk melengkapi berkas ke kejaksaan agar bisa cepat dilimpahkan. Widodo berujar, saat ini keempat aparatur sipil negara yang telah menjadi tersangka tersebut telah dilepas dari jabatannya semula.

“(Dipecat-red) Belum. Karena menunggu kekuatan hukum tetap. Saat ini tugas dan jabatan mereka digantikan oleh pelaksana harian,” jelas Widodo.

Dirinya memperbolehkan bahkan memerintahkan stafnya apabila ada yang hendak menjenguk para tersangka sebagai bentuk dukungan.

Pihaknya juga telah memberikan bantuan hukum berupa pengacara yang sejak kemarin mendampingi para tersangka karena berkas mereka akan segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Ia memastikan keempat anak buahnya tersebut akan dipecat apabila divonis bersalah oleh hakim di persidangan kelak.

“Kalau dulu di bawah enam bulan baru dipecat. Kalau aturan baru sekarang, dipidana sehari penjara pun sudah dipecat. Lebih tegas dan sadis,” tandasnya.

Sebelumnya dalam kasus dugaan pungli sertifikasi guru di Disdik Sumsel ini, polisi telah menetapkan empat PNS sebagai tersangka, yakni Syahrial Effendi, selaku Kepala Bidang (Kabid) PTK. Kemudian Asni, selaku staf di Bidang PTK SMA, Kusdinawan, Kasi PTK SMA, serta terakhir Widodo, selaku staf di bidang yang sama. # idz

 

x

Jangan Lewatkan

SHI Dan Spora Institute Nilai Terjadi Pembelokan Agenda Reforma Agraria

Palembang, BP Sarekat Hijau Indonesia (SHI) dan Spora Institute beranggapan telah terjadi upaya pembelokan agenda reforma agraria dalam kendali Kemenko ...