Operasional Pasar Cinde Ditutup

98
Pedagang Mulai Jualan di TPS
 
Palembang, BP
Pasar Cinde yang merupakan pasar tradisional di tengah Kota Palembang saat ini telah dilakukan proses penutupan operasionalnya, Selasa (8/8). Dengan adanya penutupan operasional Pasar Cinde, pasar ini segera disulap menjadi pasar modern yang termegah di Sumatera Selatan.
Rencana pembangunan revitalisasi proyek Cinde yang nantinya memiliki sebutan Aldiron Plaza Cinde dengan 12 lantai tersebut tak perlu diragukan kembali. Terlebih, sebanyak 598 pedagang existing Pasar Cinde juga telah menempati Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang telah disediakan.
Wakil Ketua Tim Relokasi Pedagang Muflih mengatakan, proses ini memang berlangsung lama. Penutupan operasional Pasar Cinde ini baru dilakukan karena permintaan para pedagang yang memerlukan waktu untuk mengosongkan barang di kiso dan di gudang para pedagang.
“Alhamdulillah secara keseluruhan semua pihak telah memahami dan menetukui proses relokasi ini. Sebanyak 598 pedagang juga sudah mendapatkan kios di TPS yang disediakan,” kata Muflih.
Di TPS para pedagang Pasar Cinde, sambung dia, ada beberpa penyesuaian setelah dilakukannya pengundian relokasi pedagang Cinde. Bahkan, dari hasil pertemuan juga, para pedagang meminta di TPS yang ditempatinya agar dipasang Closed Circuit Television (CCTV).
“Jadi, kami harap agar pengembang property PT Magna Beatum yang tergabung dalam Aldiron Hero Group dapat memenuhi permintaan para pedagang ini,” jelas dia.
Untuk parkir para pengunjung  yang hendak berkunjung di TPS, masih dilanjutkannya, itu tak ada masalah dan telah disiapkan, antara lain di depan Pasar Cinde tepatnya belakang halte, serta di bawah pembangunan Light Rail Transit (LRT).
“Fasilitas umum lainnya juga telah kita siapkan seperti, Mushola dan WC Umum. Di TPS juga pedagang boleh buka sampai malam hari asal mereka kuat berjualan. Jadi kita harap dengan penutupan ini, pembangunan Pasar Cinde berjalan lancar tak ada kendala lagi,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran dan Perizinan PD Pasar Palembang Rinto menjelaskan, pedagang yang menempati tempat penampungan sementara tidak dibebankan biaya sewa bulanan, pedagang hanya membayar biaya retribusi uang kebersihan dan kemanan sebesar Rp5.000 per hari.
“Pedagang setuju dengan opsi itu, dipastikan tidak ada pungutan selain uang retribusi Rp5.000, pedagang akan menempati TPS selama pembangunan Aldiron Plaza Cinde selesai dan akan menempati lokasi yang baru setelah bangunan benar-benar selsai,” pungkasnya. #rio