Gangguan Teknis Jadi Kendala Pencetakan e-KTP di Palembang

178
ilustrasi

Palembang, BP

Setelah menerima penambahan 10 ribu blangko e-KTP beberapa waktu lalu oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palembang, meski terus melakukan pencetakan hanya saja terkendala gangguan teknis.
Kepala Dinas Dukcapil Palembang, Ali Subri mengatakan, pencetakan e-KTP ini tidak bisa cepat karena ada berbagai faktor yang menghambat, mulai dari jaringan internet yang tidak stabil, listrik mati, aplikasi pencetakan e-KTP bermasalah, dan tersediannya blanko e-KTP.
Ia mengatakan, pencetakan e-KTP ini sangat tergantung dengan faktor tersebut, koneksi jaringan antara Dukcapil dengan pusat harus bagus, karena semua data yang siap dicetak itu ada di pusat. “Saat ini kami sedang dalam proses pencetakan e-KTP untuk 10 ribu blangko terbaru,” katanya, Rabu (9/8).
Dikatakannya, untuk mencetak e-KTP ini pihaknya sudah menyiapkan tiga orang petugas dan tiga alat pencetak. Namun alat pencetak ini hanya berfungsi dua unit, sementara alat cetak yang satunya mengalami permasalahan.
“Jika semua keadaan normal, baik itu jaringan, listrik, dan aplikasinya baik, dalam sehari, satu alat cetak bisa mencetak sampai dengan 200 keping e-KTP dan kamipunya dua alat cetak, artinya dalam sehari bisa mencetak 400 keping e-ktp, jika tidak ada kendala,” jelasnya.
Ali mengatakan, blangko e-KTP yang sudah ada ini, diutamakan penggunaannya bagi mereka yang sama sekali belum memiliki e-TKP dan sudah Print Ready Record (PRR). Di Palembang yang sudah PRR ada 36.260 jiwa.
Dimana PRR sendiri adalah data yang sudah matang dan siap cetak, data PRR telah melalui serangkaian verifikasi, mulai dari pengiriman dari sumber rekaman, dikirim ke pusat untuk diverifikasi kebenaran dan ketunggalannya, kemudian kembali dikirim ke server Disdukcapil kota/kabupaten untuk dicetak.
“Artinya masih sangat banyak blangko e-KTP yang dibutuhkan, ada sekitar 26 ribuan lagi, angka ini belum termasuk dengan jumlah KTP hilang, perubahan elemen, dan pembuatan KTP baru,” terangnya.#pit