Setya Novanto Tidak Berniat Prapradilankan KPK

71
Jakarta, BP
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menegaskan, belum berpikir untuk mengajukan pra pradilan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menetapkan  Setya Novanto menjadi tersangka kasus dugaan korupsi E- KTP.
“Meskipun saya memiliki hak untuk mengajukan prapradilan, namun saya belum berniat melakukan itu. Saya tetap menghormati dan mengikuti proses hukum di KPK dan saya juga tetap menjalankan tugas sebagai Ketua DPR serta Ketua Umum Partai Golkar,” ujar Setya Novanto kepada sejumlah wartawan usai bertemu dengan anggota Dewan Pembina Partai Golkar, BJ Habibie dan Akbar Tanjung  di Jakarta, Senin (24/7).
Menurut Setya Novanto, pengurus partai di tingkat pusat hingga daerah masih tetap solid dan tidak pernah mempersoalkan status tersangka Setya Novanto. Pengurus sibuk mempersiapkan diri untuk menghadapi Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019. “Pengurus sedang giat melakukan konsolidasi untuk memantabkan persiapan Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019,” kata Novanto.
Anggota Dewan Pembina Partai Golkar, Akbar Tanjung   mengatakan, kedatangan Setya Novanto menghadap Dewan Pembina untuk melaporkan perkembangan serta persiapan partai pohon beringin tersebut menjelang Pilkada serentak dan Pilpres.
“Sedikitnya 29 kader Golkar ikuti Pilkada 2018. Mereka murni kader Golkar dan diusung Partai Golkar. Golkar harus kerja keras dan mesti konsentrasi menghadapi Pilkada nanti. Jika Golkar sukses di Pilkada 2018 menjadi cikal bakal keberhasilan Golkar mengusung capres Joko Widodo dalam Pilpers 2019,”  tutur Akbar.    
Akbar Tanjung juga menjunjung tinggi  dan menghargai proses demokrasi  di Partai Golkar yang dipimpin  Setya Novanto. Oleh karena itu, Akbar meminta  seluruh kader partai, jangan bicara jika  tidak berdasarkan pada fakta. #duk