Mahasiswa Malaysia Kagumi Museum AK Gani

45

Palembang, BP

IST
KUNJUNGAN-Sejumlah mahasiswa dari Malaysia berkunjung ke Museum AK Gani, Jumat (21/7).

Museum AK Gani yang terletak di Jalan MP Mangkunegara, Palembang, mendapat kunjungan dari mahasiswa jurusan farmasi dan perikanan Universitas MalaysiaTerengganu dan KPJ Universitas College Malaysia, Jumat (21/7) pagi.

Dalam kunjungan itu, mahasiswa sangat antusias bertanya mengenai koleksi museum dengan dibantu oleh husin selaku pemandu museum. Museum AK Gani sendiri adalah museum pribadi pahlawan Nasional dr AK Gani yang selalu ramai dikunjungi pengunjung.

Menurut mahasiswa Malaysia yang terdiri dari Leaw, Lim, Stephan dan Mun mengaku terkesan dan kagum akan koleksi museum AK Gani. Dia berharap pemerintah bisa lebih peduli dan membantu memelihara barang barang peninggalan AK Gani, dan harus dijadikan perpustakaan umum karena banyak buku buku langka di museum dalam Bahasa Inggris dan bahasa lain. AK Gani adalah seorang pejuang sejati tanpa pamrih, mempunyai wawasan sipil dan militer yang sebagian umurnya dicurahkan kepada bangsa dan negara Indonesia.

Sejak remaja Gani aktif dalam kegiatan politik dan organisasi sosial. Pada era 1920-an, ia giat di berbagai organisasi kedaerahan seperti Jong Sumatranen Bonddan Jong Java. Pada tahun 1928 ia terlibat dalam Kongres Pemuda II di Jakarta. Pada tahun 1931 ia bergabung dengan Partindo, yang telah memisahkan diri dari Partai Nasional Indonesia tak lama setelah penangkapan Soekarno oleh pemerintah kolonial.

Setelah pendudukan Jepang di Indonesia pada tahun 1942, Gani menolak untuk berkolaborasi. Oleh karena itu ia ditangkap pada bulan September 1943 hingga bulan Oktober tahun berikutnya. Setelah proklamasi dan selama masa revolusi fisik, Gani memperoleh kekuasaan politik dengan bertugas di kemiliteran. Pada tahun 1945, ia menjadi komisaris PNI dan Residen Sumatera Selatan. Setelah revolusi berakhir pada tahun 1949, Gani menjadi Gubernur Militer Sumatera Selatan. Pada tahun 1954, ia diangkat menjadi Rektor Universitas Sriwijaya di Palembang. Ia tetap aktif dan tinggal di Sumatera Selatan hingga wafat pada tanggal 23 Desember 1968. Dia dimakamkan di Taman Pemakaman Pahlawan Siguntang di Palembang

Untuk mengenang jasa-jasanya, pada tanggal 9 November 2007 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan gelar Pahlawan Nasional Indonesia kepada AK Gani. Gelar ini diterimanya bersama dengan Slamet Rijadi, Ida Anak Agung Gde Agung, dan Moestopo berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 66/2007 TK. Selain itu namanya juga diabadikan sebagai nama rumah sakit di Palembang, Rumah Sakit AK Gani dan nama ruas jalan beberapa kota di Indonesia.

#osk