Home / Headline / Kabid PTK Disdik Sumsel Ikut Jadi Tersangka

Kabid PTK Disdik Sumsel Ikut Jadi Tersangka

OTT Pungli Sertifikasi Guru

Palembang, BP

Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Pendidik (PTK) Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Syahrial Effendi dan Kasi PTK SMA Kusdinawan ikut ditetapkan sebagai tersangka, menyusul Asni yang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka terlebih dahulu.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, dari hasil penyelidikan sejak diamankannya kelima pegawai Disdik Sumsel, diketahui bahwa tersangka Asni yang merupakan staf di Bidang PTK SMA mengakui melakukan pungutan terhadap guru yang hendak mengumpulkan berkas sertifikasi.

“Tersangka A mengakui menerima uang dengan jumlah yang bervariasi, dari Rp200.000 hingga Rp700.000 per orang. Uang dimasukkan dalam amplop yang diserahkan para guru bersama berkas tunjangan profesi jenjang Dikmen SMA dan SMK,” ujar Agung, Jumat (21/7).

Baca:  Sumsel Peringkat 4 Nasional OTT Kasus Pungli

Menurut Kapolda, penetapan dan penahanan terhadap tersangka Asni karena penyidik telah mendapatkan bukti yang cukup, terkait pungutan uang yang diduga dilakukan tersangka kepada guru-guru yang sedang mengurus sertifikasi di Disdik Sumsel.

Sementara tersangka Kusdinawan mengaku bahwa dirinya mengetahui Asni menerima uang tersebut dan Kusdinawan memerintahkan Asni menyimpan uang yang didapat ke dalam lemari dan akan dihitung setelah semuanya terkumpul.

Baca:  Sempat Jadi Korban, Anggota DPRD Sumsel Ini Prihatin Banyak Pungli Parkir di Palembang

Lalu tersangka Syahrial yang merupakan Kabid PTK Disdik Sumsel, tertangkap tangan menyimpan uang tunai sebesar Rp36,65 juta di dalam tas pribadinya saat digeledah Satgas OTT Pungli.

“Tersangka S mengakui bahwa uang tersebut merupakan pemberian dari beberapa kepala sekolah dan guru sebagai tanda terima kasih,” ucap Kapolda.

Saat ini ketiganya ditahan di Mapolda Sumsel. Sementara dua orang lain yang sebelumnya turut diamankan aparat, yakni Kasi PTK SMK Ferry Nursamsu dan Staf PTK Eka Diani, dibebaskan dan saat ini masih berstatus sebagai saksi.

Agung menuturkan, keduanya dikenakan wajib lapor dan apabila diperlukan pihaknya akan memanggil kembali untuk meminta keterangan dari yang bersangkutan.

Baca:  Disdik Sumsel Lakukan Investigasi Awal Pungli Di Sekoah

Menurut Kapolda, pihaknya masih terus melakukan pendalaman dan menyelidiki aliran dana pungli tersebut apakah terhenti di Syahrial atau mengalir lebih jauh lagi ke pihak-pihak lainnya.

Tidak menutup kemungkinan, kata Kapolda, untuk memeriksa Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo demi kepentingan penyelidikan.

“Dalam pemeriksaan semua saksi-saksi ini nantinya akan kita cek dan dikonfrontir. Ini dilakukan untuk mengungkap apakah ada aliran dana pungli yang mengalir ke pihak-pihak lainnya,” jelas Kapolda. # idz

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Zaskia Gotik Meriahkan  Panggung Prajurit dan Pesta Rakyat di Lanud SMH Palembang

Palembang, BP PANGKALAN TNI Angkatan Udara Sri Mulyono Helambang (SMH) Palembang, menggelar acara Panggung Prajurit dan pesta rakyat yang dikemas ...